pasang iklan

Filep Desak Polda Transparan dan Tuntaskan Kasus Yanto Idorwai

PAPUA BARAT, JAGAPAPUA.COM - Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Papua Barat, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum., yang juga Wakil Ketua Pansus Papua mendorong Polda Papua Barat bersikap transparan dalam penanganan kasus meninggalnya Yanto Idorwai, khususnya terkait hasil otopsi dan perkembangan proses hukum atas perkara tersebut.

Filep mengatakan, pihaknya menerima laporan dan aspirasi dari keluarga Yanto Idorwai yang menginginkan adanya kepastian hukum serta keadilan atas kasus tersebut. Keluarga, kata dia, bahkan berencana menempuh langkah ke Jakarta apabila persoalan ini tidak memperoleh penyelesaian yang jelas di daerah.

“Saya meminta Polda Papua Barat memberikan penjelasan secara transparan mengenai hasil otopsi dan perkembangan penanganan kasus Yanto Idorwai. Keluarga berhak mengetahui proses hukum yang sedang berjalan dan memperoleh kepastian informasi yang jelas,” ujar Filep.

Menurut Filep, keterbukaan aparat penegak hukum sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik. Terlebih, apabila hasil otopsi menjadi bagian penting dalam mengungkap penyebab kematian, maka informasi tersebut harus dikelola secara profesional dan disampaikan kepada keluarga sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Saya mendorong Polda Papua Barat segera menyelesaikan perkara ini secara profesional, objektif dan transparan. Proses hukum harus berjalan terang agar tidak menimbulkan keresahan, apalagi mendorong keluarga harus mencari keadilan ke Jakarta,” tegasnya.

Sebagai Wakil Daerah Papua Barat, Filep menyatakan akan memperhatikan aspirasi keluarga dan memastikan persoalan yang berkaitan dengan kepastian hukum serta perlindungan hak masyarakat Papua mendapat perhatian dalam ruang kelembagaan negara.

“Jika persoalan ini belum dapat dituntaskan dengan baik di daerah, tentu ruang politik kelembagaan di Jakarta terbuka. DPD RI dan DPR RI memiliki fungsi pengawasan yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa setiap warga negara memperoleh perlakuan hukum yang adil,” kata Filep.

Tak hanya itu, Filep juga mengingatkan bahwa penyelesaian perkara harus ditempatkan dalam koridor hukum yang berlaku dan tidak berdasarkan pada tekanan politik maupun kepentingan tertentu. Menurutnya, hal yang paling utama adalah memastikan fakta terungkap, proses hukum berjalan, dan keluarga mendapatkan keadilan.

“Penegakan hukum harus mampu memberikan keadilan dan kepastian bagi keluarga. Oleh karena itu, saya meminta Polda Papua Barat segera memberikan kepastian progres penanganan dalam kasus Yanto Idorwai ini,” pungkasnya.

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery