pasang iklan

Marius Sakmaf: Mahasiswa Harus Terbiasa Kuliah Saat Pandemi

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Pejabat sementara (Pjs) Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Marius S. Sakmaf, SH., MH menyatakan bahwa dalam perkuliahan di masa pandemi Covid-19 ini tentu memiliki banyak tantangan, namun harus disadari bahwa inilah masa untuk menyesuaikan diri dengan pembelajaran secara digital.

Hal itu disampaikan Marius Sakmaf pada saat memberikan materi kepada calon mahasiswa/i melalui kegiatan PKKMB tentang perkuliahan di STIH Manokwari secara virtual pada Sabtu, (28/8). Dalam kesempatan itu perwakilan calon mahasiswa/i bertanya tentang perkuliahan melalui aplikasi zoom dan perkuliahan tatap muka di kampus.

Perwakilan mahasiswa lainnya bertanya tentang kendala karena tidak memiliki ponsel android. Pertanyaan juga berkaitan dengan apakah kampus menyediakan ponsel dan kuota internet bagi mahasiswa.

Marius menegaskan, bahwa kampus tidak mampu menyediakan ponsel android dan kuota internet bagi mahasiswa. Akan tetapi ada kebijakan yang diberikan kepada mahasiswa dalam proses perkuliahan dengan memperhatikan beberapa poin dimaksud.

Pertama, pihak akademik akan menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk kuliah tatap muka sesuai kesepakatan dosen pengajar dengan tetap menerapkan prokes Covid-19.

Kedua, pihak kampus memberikan kesempatan kuliah online selama masa pandemi sesuai kesepakatan dosen. Ketiga, pihak kampus hanya dapat menyediakan fasilitas internet di kampus tanpa menyediakan kuota internet kepada mahasiswa untuk mengikuti kuliah secara virtual di era digitalisasi.

Keempat, pihak kampus memberikan kemudahan bagi mahasiswa yang tidak memiliki ponsel android untuk dapat bergabung dengan mereka yang sudah memiliki ponsel android. Namun ke depannya semua mahasiswa diwajibkan memiliki ponsel android dan harus mampu mengoperasikan agar mempermudah dalam proses perkuliahan.

“Poin pertama merupakan kebijakan yang diatur dengan tetap memperhatikan kebijakan pemerintah di masa pandemi Covid-19. Poin kedua sudah tentu menjadi resiko dalam dunia perkulihan di masa pandemi, sebab kita membutuhkan pengorbanan dalam menuntut ilmu dengan penyediaan ponsel android dan pulsa data masing-masing,” ungkap Marius Sakmaf.

Dosen Hukum Perdata ini mengatakan bahwa dalam materi yang disampaikan oleh ketua STIH Manokwari tentang pengenalan kampus STIH secara umum dan Simakad. Ia mengatakan, kuliah di masa pandemi Covid-19 harus memiliki ponsel android, lalu memiliki pulsa data sehingga selama perkuliahan dimasa seperti ini harus membiasakan diri dengan era digitalisasi.  (WRP/Humas STIH)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery