pasang iklan

Mama Papua: Ajarkan Perempuan HAM, Bukan Hanya Kewajiban

BIAK, JAGAPAPUA.COMMama Papua menyerukan kepada seluruh masyarakat Papua untuk mengajarkan Hak Asasi Manusia (HAM) kepada perempuan dan anak perempuan Papua. Hal itu disampaikan pada pertemuan dengan Komnas Perempuan di Biak, Papua.

Perempuan dan anak perempuan Papua hanya belajar atau dituntut untuk melakukan kewajiban saja. Sehingga pemahaman dan pendidikan tentang hak-hak dasar atau HAM sangat dibutuhkan agar dapat hidup bermartabat dan melindungi HAM yang dimiliki.

Seruan Mama Papua tersebut disampaikan oleh Komnas Perempuan melalui akun Twitter @KomnasPerempuan pada Rabu (31/3). Komnas Perempuan menyebutkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari perempuan Papua lebih banyak dituntut melaksanakan kewajibannya akan tetapi hak mereka justru sering diabaikan.

“Dalam kesehariannya, perempuan Papua lebih banyak dituntut melakukan kewajibannya, namun hak-hak nya sebagai perempuan seringkali diabaikan, dilanggar dan dirampas oleh negara, masyarakat, bahkan oleh keluarganya sendiri,” tulis Komnas Perempuan.

Konvensi mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita atau  Convention on the Elimination of all Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) menyebutkan bahwa perempuan sejak lahir telah memiliki hak asasi yang melekat dan menyatu dari HAM universal. Hak tersebut sama dan setara dengan kaum laki-laki dalam semua bidang kehidupan. Oleh karena itu, pendidikan tentang HAM sangatlah penting dan mendasar untuk dipahami dan dipenuhi bagi setiap manusia di dunia.

“CEDAW diperkuat Deklarasi Wina 1993 menyatakan sebagai manusia, perempuan & anak perempuan terlahir dengan hak asasi yang melekat, menyatu, tidak terpisahkan dari HAM yang universal. Perempuan memiliki hak penuh dan sama dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, sipil dan politik,” tambahnya. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery