pasang iklan

Siswa SMA N 2 Halmahera Selatan Unjuk Rasa Tolak Kepsek Baru

MELANESIA, JAGAPAPUA.COMPergantian jabatan Kepala SMA Negeri 2 di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara memicu aksi unjuk rasa dari para siswa-siswi sekolah tersebut. SMA Negeri tersebut tepatnya berada di Kecamatan Kayoa, Desa Gururuapin. Sebelumnya, Kepala SMA Negeri 2 lama dijabat oleh Usman Hasyim, S. Pd. Namun terdapat pergantian jabatan Kepsek yang oleh Ayub M. Bisa, S.Pd.

Informasi yang berhasil dihimpun jagapapua.com menyebutkan bahwa Kepsek SMA Negeri 2 Kabupaten Halmahera Selatan, Usman Hasyim akan dilantik, namun pada saat pelantikan ternyata nama lain yang dilantik pada Rabu (3/2), yaitu Ayub M. Bisa. Atas dasar itulah para siswa/i ini tidak terima dan melakukan aksi demonstrasi di lingkungan sekolah pada Jumat (5/3/2021).

Ketua OSIS SMA Negeri 2 Halmahera Selatan, Sagar Ahmad Ghifary Kroys menegaskan bahwa Kepsek Usman Hasyim sangat produktif terhadap pembangunan sekolah. Untuk itu para siswa/I ini minta dengan tegas kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara agar membatalkan SK pergantian Kepsek.

Sagar mengancam apabila aspirasi siswa tidak dijawab sesuai tuntutan, maka para siswa berkomitmen untuk memboikot aktivitas sekolah.

“Atas nama OSIS tetap menolak keras Kepsek yang baru, karena bagi kami bapak Usman Hasyim selama masa baktinya sebagai Kepsek selalu memperhatikan sarana dan prasarana sekolah serta perkembangan kesiswaan” tegas Sagar.

Menurut Sagar, Usman Hasyim adalah salah satu pimpinan sekaligus tokoh putra daerah terbaik yang profesional dan sangat menginspirasi siswa/i dalam meningkatkan potensi diri.

“Beliau adalah sosok pimpinan dengan kinerja yang sangat baik dan selalu memotivasi kami dan peduli terhadap sekolah” sebut dia.

Secara terpisah, Kepsek lama, Usman Hasyim saat di konfirmasi menjelaskan bahwa semua kewenangan penuh berada di pemerintah yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. Menurutnya dirinya akan menerima keputusan pemerintah dengan lapang dada.

“Jika bapak Ayub M. Bisa dipilih pemerintah, berarti ini terbaik untuk pengembangan sekolah kedepannya” ujar Usman. 

Terkait dengan unjuk rasa para siswa/i, lanjut Usman mengaku tidak mengetahui meskipun dirinya sudah menyampaikan kepada guru-guru dan para siswa untuk tidak perlu berlebihan.

“Jadi sama sekali saya tidak tahu, maka saya berharap siswa-siswa dan guru mari kita membuka diri untuk menerima siapa saja demi perkembangan sekolah ini kedepannya. Kalau kita bersama-sama dengan beliau (Kepsek baru) berarti kita sukses. Jika tidak sudah tentunya kita gagal,” tambah Usman. (KJ)

Share This Article

Related Articles

Comments (4124)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery