pasang iklan

54 Mahasiswa/i KKN STIH Momi Waren Dilepas ke Tahota dan Isim

MANOKWARI SELATAN, JAGAPAPUA.COM - Wakil Ketua II Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari Papua Barat, Frans Fenanlabir, SH.,MH melepas 54 mahasiswa/i peserta program Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-XXXVII, khusus kelas C Momi Waren, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel). Pelepasan dilaksanakan bersama Kepala LP2M STIH, Dr. Yohana Watofa, SH.,MH., pada Sabtu (27/2).

Dalam acara tersebut, Frans Fenanlabir mewakili Ketua STIH Manokwari menyampaikan terima kasih kepada Bupati, pemerintah distrik, pemerintah kampung dan masyarakat di dataran distrik Isim dan Tahota yang bersedia menerima mahasiswa/i KKN.

“Saat ini sudah hadir Bupati Mansel melalui asisten II setda Mansel untuk menyaksikan serta mau menerima mahasiswa untuk mengikuti program KKN di Tahota dan Isim. Untuk itu, kami atas nama ketua STIH menitip mahasiswa selama berada di lokasi KKN untuk melakukan pengabdian kemasyarakatan” ungkap Fenanlabir. 

Mahasiswa KKN STIH Momi Waren diserahkan sepenuhnya kepada Pemda Kabupaten Manokwari Selatan sebagai penanggung jawab selama mahasiswa KKN berada di tengah-tengah masyarakat di lokasi KKN. Pihak perguruan tinggi berharap para mahasiswa/i dapat memberikan manfaat kepada masyarakat daerah setempat.

Pelepasan mahasiswa/i KKN kemudian diterima langsung oleh Asisten II Setda Mansel, Erari. Dalam pengarahannya, Erari menyampaikan terima kasih kepada Ketua STIH dan jajarannya atas kepercayaan yang diberikan untuk menurunkan mahasiswa ke lokasi KKN untuk mengabdi kepada masyarakat Mansel.

Sementara itu, Kepala LP2M STIH Manokwari yang juga merupakan panitia KKN tahun 2021, Dr. Yohana Watofa, SH.,MH menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua STIH, Dr. Filep Wamafma. Sebab saat ini dirinya sedang melaksanakan agenda negara lainnya di Jakarta.

Yohana Watofa turut mengantar mahasiswa/i ke lokasi KKN di distrik Tahota dan distrik Isim di kabupaten Manokwari Selatan. Ia kemudian menyerahkan para peserta KKN kepada distrik dan kepala kampung setempat. Pengantaran mahasiswa KKN tersebut juga didamping dosen supervisi (pendamping), Hengky Saiba, SH.,MH dan Masud, SH.

Pengantaran mahasiswa/i dilaksanakan dengan 7 mobil hilux atas bantuan Bupati Mansel meningat medan ke lokasi KKN sangat jauh yakni di kampung Tubes, distrik Isim. Yohana Watofa menyampaikan terima kasih juga kepada Bupati Mansel, Markus Waran yang turut menyumbang dua unit mobil Hilux untuk mengantar mahasiswa ke lokasi KKN. (WRP/Humas)

Share This Article

Related Articles

Comments (3)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery