pasang iklan

Mendikbud: Guru Papua Sudah Punya Dasar Paradigma Merdeka Belajar

JAGAPAPUA.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI), Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa guru-guru dan kepala sekolah di Papua telah memiliki dasar paradigma Merdeka Belajar yang tengah digagasnya. Menurut Nadiem, paradigma tersebut adalah unsur penting untuk melaksanakan transformasi pendidikan khususnya di Papua Barat. Hal ini ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Sorong pada Jumat sore (12/2).

“Saat saya bertemu guru-guru dan kepala sekolah di Papua, mereka punya dasar paradigma Merdeka Belajar, mereka punya keinginan untuk lebih baik, dan itu adalah yang terpenting dalam transformasi pendidikan,” ujar Nadiem Makarim kepada awak media saat melakukan kunjungan kerja di lokasi terakhir di SMP YPK Syaloom, Kota Sorong pada Jumat (12/2).

Hal tersebut merupakan modal utama untuk bergerak bersama memajukan pendidikan di wilayah Timur Indonesia tersebut. Selain itu, Nadiem mengunjungi 13 lokasi di Papua Barat yaitu sebanyak 10 sekolah baik sekolah negeri maupun swasta serta Kampung Adat Malaumkarta, Sanggar Seni Nani Bili dan Cagar Budaya Kubu Pertahanan Jepang.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Jokowi asal Papua, Billy Mambrasar memuji kerja cepat dan tepat Mendikbud Nadiem Makarim. Billy yang juga hadir saat kunjungan kerja tersebut, mengatakan Mendikbud Nadiem mampu membuat data realtime tepat menemukan aspirasi dan permasalahan saat ia bertemu dengan guru-guru di lokasi kunjungan.

“ Mendikbud bisa membuat data realtime. Tadi bisa kita lihat sendiri ketika berdialog dengan para guru kekurangan dan kesalahan ada dimana,” ungkap Billy Mambrasar.

Menurut Billy sosok Mendikbud terlihat sangat signifikan berdampak kepada kinerja Kemendikbud RI yang bekerja cepat, kreatif dan tepat di tengah pandemi. Ia menilai Nadiem mampu memanifestasikan perintah Presiden Jokowi khususnya program pembangunan sumber daya manusia di Papua.

Selain itu, Billy juga mengapresiasi langkah Nadiem yang melakukan penilain terhadap indeks harga dan kemahalan sehingga memperbaiki kebijakan dana BOS reguler agar sesuai dengan kondisi daerah. Dengan kebijakan tersebut, Provinsi Papua dan Papua Barat mendapatkan dana BOS yang lebih besar dari daerah lain. Lebih lanjut, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan dianggap sesuai dengan kebutuhan dan hambatan-hambatan yang dihadapi terutama disebabkan karena pandemi Covid-19.

Mendikbud Nadiem diketahui juga telah menyumbangkan sebuah kapal dan membuat sistem transportasi untuk memudahkan perjalanan guru dan siswa ke sekolah dengan bantuan pemerintah. Diketahui pada kunjungan tersebut, hadir bersama Mendikbud Nadiem antara lain Anggota Komisi X DPR RI, Robbert Joppy Kardinal, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarianto, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Iwan Syahrir dan Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Sjamsul Hadi. [UWR]

Share This Article

Related Articles

Comments (3)

  • Wupuhz

    cost stromectol - ivermectin lotion stromectol usa

  • Llkbyt

    canadian pharmacy ratings - pharpls canadian pharmacy levitra value pack

  • Vpdujn

    cialis 20g - cialis online canada how much is cialis daily

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery