pasang iklan

Mengapa Kota Sorong Lebih Cepat Maju? Simak Alasannya

JAGAPAPUA.COM - Kota Sorong adalah kota terbesar di Provinsi Papua Barat. Kota yang juga dikenal dengan penghasil minyak ini dikelilingi oleh kabupaten-kabupaten lain yang memiliki sumber daya alam luar biasa terutama menjadi akses menuju wisata Bahari Raja Ampat dan Teluk Bintuni. Karena letaknya yang strategis, Sorong menjadi kota transit dengan padatnya aktivitas keluar masuk ke Provinsi Papua Barat.

Infrastruktur berupa fasilitas umum di Kota Sorong juga memadai. Adanya pelabuhan laut dan bandara menjadikan lalu lintas orang dan barang semakin mudah. Hal ini menarik para investor untuk berinvestasi di Kota Sorong sehingga memicu tumbuh suburnya aktivitas industri terutama dalam bidang perdagangan dan jasa.

Penerbangan di bandara Sorong tidak lagi dilakukan pada hari-hari besar saja melainkan telah meningkat hampir setiap hari, terutama membawa wisatawan asing untuk mengunjungi Raja Ampat. Hotel-hotel mewah juga sudah banyak dibangun dan beroperasi untuk melayani para wisatawan. Para pedagang dan penyedia jasa juga berkembang baik,, memutar roda perekonomian masyarakat. Tumbuhnya aktivitas industri di pusat Kota Sorong menjadi faktor penarik utama para pendatang dari luar kota untuk bekerja hingga menetap disana.

Selain faktor ekonomi, terdapat faktor penarik lain yang menyebabkan terjadinya migrasi yang meningkatkan jumlah pendatang di Kota Sorong. Tim peneliti Pusat Penelitian Kependudukan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Inayah Hidayati dkk menyampaikan faktor-faktor lain tersebut yaitu creative class  environtmental factor, jaringan sosial dan background life course. Creative class  environtmental factor artinya faktor-faktor yang mengacu kepada keterbukaan wilayah terhadap perbedaan, perubahan dan hal-hal baru yang menjadikan kondisi wilayah memberikan atmosfer toleran dan inklusifitas yang tinggi.

Faktor jaringan sosial meliputi kerabat dan kolega yang dimiliki migran dapat mempermudah akomodasi, akses dan jenjang karir pendatang. Ikatan ini menjadi hubungan saling membangun dan membesarkan yang didukung dengan lingkungan kompetitif sehingga meningkatkan spirit mengembangkan karir. Sedangkan latar belakang life course meliputi migration trajectories (pengalaman migrasi), professional trajectories (latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja) dan socio-familial trajectories (dorongan dan tradisi keluarga).

Memiliki pengalaman bermigrasi memberikan cara pandang dan tingkat mobilitas yang tinggi dan matang. Hal-hal yang menjadi penghambat bagi kebanyakan orang bukan menjadi masalah bagi seorang yang terbiasa berpindah tempat tinggal. Sedangkan tingkat pendidikan juga berpengaruh besar bagi kematangan dalam proses pengambilan keputusan untuk berpindah dan berkarir di tempat baru. Adanya pengalaman kerja juga mendukung profesionalitas dan perjalanan karir seseorang. Meskipun demikian, faktor yang tidak kalah penting adalah adanya dorongan dari keluarga untuk merantau dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Terlebih di beberapa suku di Indonesia, merantau adalah sebuah tradisi yang telah mengakar dan bahkan menjadi cita-cita khususnya bagi para pemuda di daerah.

Kondisi strategis yang didukung dengan daya tarik besar bagi para migran, membuat Kota Sorong menjadi kota berpotensi besar untuk terus berkembang. Branding kota sangat diperlukan dengan tata kelola kota berbaur dengan inovasi kekinian sesuai potensi dan tujuan pembangunan yang diinginkan. Konsep tersebut dapat berupa Sustain City, Smart City maupun Sister City. Sustain City (kota yang berkelanjutan) atau sering dikenal dengan ecocity adalah pengembangan kota dengan memperhatikan kelestarian lingkungan atau ekosistem. Konsep ini sangat sesuai untuk diterapkan di Kota Sorong dengan mengelola kekayaan alam dan keragaman destinasi wisata di kebupaten sekitar untuk memajukan perekonomian, sehingga masyarakat yang tinggal di sana dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Sedangkan smart city dan sister city adalah konsep jangka panjang apabila dibutuhkan dalam pengembangan Kota Sorong di masa depan. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (154)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery