pasang iklan

Ekonomi Indonesia Melemah, Akankah Krisis Terjadi Lagi?

JAGAPAPUA.COM - Dampak Covid-19 terhadap sistem ekonomi didalam negeri mulai terasa. Hal ini sebagaimana dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani hari ini (11/5) bahwa, nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah mencapai Rp 17.000 per/ dollar AS. Aliran modal asing terus mengalir keluar. Index Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok dibawah level 5.000.

Karena itu pemerintah menaikan status kewaspadaan stabilitas sistem keuangan didalam negeri pada kwartal I 2020 ini. Selain itu pemerintah mengijinkan BI untuk mencetak surat-surat berharga untuk dilepas ke pasar.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk stabilitas ekonomi didalam negeri.
Pernyataan Menteri Keuangan tersebut diatas, menggambarkan kondisi sistem ekonomi Indonesia yang mulai memburuk

Mampukah pemerintahan sekarang mempertahankan sistem ekonomi Indonesia tetap stabil dan terkendali? Disinilah perlu kerja keras pemerintahan Jokowi mmemerangi virus corona ini dengan perhatian penuh dan langkah terukur. Kebijakan berubah-ubah seperti Menteri Perhubungan beberapa waktu lalu yang mengizinkan operasional transportasi umum menunjukkan adanya koordinasi yang kurang baik.

Jika pemerintah lengah dan tidak bekerja maksimal memerangi pandemi virus corona ini, pasti akan berdampak buruk pada sistem stabilitas ekonomi domestik serta implikasinya akan terus meluas mempengaruhi stabilitas sistem politik nasional. Sehingga cerita jilid II 98 bisa terulang kembali. (opn)

Baca juga: https://jagapapua.com/article/detail/2685/menkeu-fokus-pemerintah-pada-kesehatan-bansos-dan-dunia-usaha

Share This Article

Related Articles

Comments (899)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery