pasang iklan

Pedagang Kecil di Wondama Keluhkan Penjualan Sepi

WONDAMA, JAGAPAPUA.COM - Salah seorang pedagang di Kabupaten Teluk Wondama mengeluhkan penjualannya semakin sepi. Hal ini menjadikannya kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Pasalnya, setelah berjualan sepanjang hari ia hanya mendapatkan uang tidak lebih dari 50 ribu.

“Pembeli itu sebenarnya dimana? Apakah memang tidak ada yang mau membeli, atau memang benar-benar tidak ada uang yang beredar di daerah ini? Hari ini saya duduk dari pagi sampai malam, sayuran yang laku baru dua ikat saja. Saya pusing sekali. Di rumah sudah tidak ada beras, tidak ada minyak goreng, tidak ada sabun, apalagi kebutuhan sekolah anak-anak,” ujarnya saat ditemui awak media, Sabtu (8/8/2026).

"Kenapa tidak ada uang yang berputar di daerah ini? Kami sangat kesulitan. Kami membawa hasil kebun, sayuran, pinang, ikan, dan sagu dari pagi sampai malam, tapi pulang hanya membawa uang lima puluh ribu rupiah saja. Jualan kami sepi sekali, hampir tidak ada pembeli,” sambungnya lagi.

Ia menambahkan, kondisi ekonomi saat ini semakin sulit dari sebelumnya dimana dirinya masih mendapatkan perhatian dari pemerintah. Menurutnya, tidak hanya pedagang kecil yang mengeluh, namun jasa dan usaha lain juga mengeluhkan kesulitan ekonomi.

“Hal ini tidak hanya dikeluhkan okeh para pedagang, para penjual jasa seperti tukang cukur, ojek mereka pada mengeluh bahwa memang tidak ada uang yang beredar, tukang ojek keluar dari pagi hingga malam paling bisa bawa pulang sehari seratus dua ratus ribu rupiah, paling banyak sudah,” katanya.

“Kalau kami bisa untung misalnya kami menyimpan minyak hingga bensin baru kami ngojek itu kami bisa pulang sehari bawa tiga ratus ribu tapi itu jarang kami lakukan. Jika tidak narik ojek kami mau makan apa. Maaf ini yang jadi keluhan tukang ojek,” tutupnya. (MW)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery