pasang iklan

Diwarnai Protes, Pj Gubernur Papua Barat Lantik Pejabat Eselon II

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Pelantikan sejumlah pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat berlangsung hari ini, Jumat (31/3/2023) di Gedung PKK Arfai, Manokwari, Papua Barat. Pelantikan dilaksanakan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw bersamaan dengan penyerahan DPA tahun anggaran 2023.

Pejabat eselon II yang dilantik antara lain Abdullatief Suaeri sebagai Asisten bidang administrasi umum, Raymond Yap sebagai kepala dinas lingkungan hidup dan Pertanahan, Enos Aronggear sebagai kepala dinas koperasi dan UMKM, Muhammad Tamrin Payapo sebagai kepala Badan Kesbangpol, Nelles Dowansiba sebagai kepala dinas kebudayaan dan pariwisata, dan Abdul Fatah sebagai kepala dinas pendidikan.

Kemudian, Barnabas Dowansiba sebagai kepala dinas perpustakaan dan kearsipan daerah, Supriyatna Djalimun sebagai kepala dinas penanaman modal dan perijinan terpadu satu pintu, Wempi Mandacan sebagai kepala biro organisasi, dan Eduard Toansiba sebagai staf ahli gubernur bidang pemerintahan umum dan otonomi khusus.

Sementara itu, terdapat dua pejabat eselon II yang diperpanjang masa jabatannya yaitu Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jacob Fonataba dan Staf ahli Gubernur bidang Ekonomi Pembangunan Niko Untung Tike.

Paulus menyebut rotasi yang dilakukan kedua kali di masa dirinya menjabat itu telah melalui evaluasi dan uji kompetensi. Rotasi hari ini mendapat rekomendasi dari Komisi ASN dengan Nomor B1234/BP.00.01/03/2023 serta persetujuan dari Menteri Dalam Negeri.

Ia menjelaskan, terdapat 14 pejabat tinggi pratama yang menduduki jabatan lebih dari 5 tahun bahkan ada yang 15 tahun menduduki jabatan yang sama, masih dalam proses evaluasi dan uji kompetensi lanjutan.

"Berdasarkan surat dari Komisi ASN tahun 2019, ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 117 Ayat 1 dan 2 menyebutkan jabatan tinggi hanya dapat diduduki paling lama 5 Tahun," ujar Paulus.

Adapun pelantikan maupun rotasi itu, lanjutnya, merupakan hal yang biasa dilakukan dalam tubuh pemerintahan dalam rangka menyesuaikan kebutuhan organisasi sekaligus sebagai upaya penyegaran, regenerasi, kaderisasi, pembinaan dan peningkatan kinerja ASN.

Selain itu, Paulus Waterpauw memberhentikan 3 pejabat Eselon II dari Jabatan masing-masing yaitu Stepanus Selang diberhentikan dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Orgenes Ijie dari jabatan Karo Umum Setda Papua Barat dan Sugiono dari Kepala Inspektorat Papua Barat.

Tepat sebelum pelantikan dilaksanakan, terdengar protes keras dari Orgenes Ijie. Orgenes yang diberhentikan dari jabatannya itu memprotes pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan menyebut dirinya sebagai salah satu aktor yang memperjuangkan kehadiran Provinsi Papua Barat puluhan tahun lalu. Orgenes Ijie termasuk dalam anggota tim 315 yang memperjuangkan kehadiran Provinsi Papua Barat. Adapun

“Sangat keliru kami tim 315 hanya dua orang yang ada dalam birokrasi, Orgenes Ijie dan yang kedua Lazarus Indow. Kami perjuangkan provinsi ini di tengah-tengah ketika orang Papua bicara Papua merdeka,” ujarnya dikutip Jumat (31/3/2023).

Orgenes menegaskan, Pemerintahan Provinsi Papua Barat hari ini hadir karena dirinya dan kakaknya almarhum Jimianus Ijie yang saat itu bersama Tim 315 menemui Presiden Megawati Soekarnoputri.

“Saya Orgenes Ijie yang bicara karena saya salah satu aktor bersama kakak saya Jimianus Ijie di tengah-tengah orang Papua bicara Papua merdeka. Provinsi ini diresmikan 13 Oktober 1999. Orang Papua demo menolak pemerintahan ini, sehingga pemerintahan ditunda pelaksanannya selama tiga tahun delapan bulan,” tegasnya. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (851)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery