pasang iklan

Selain Posramil, Polsek di Sorsel Diserang OTK di Hari yang Sama

PAPUA BARAT, JAGAPAPUA.COM - Di hari yang sama pada Minggu (17/4/2022), terjadi dua penyerangan di wilayah Papua Barat yakni penyerangan terhadap Pos Koramil Mare di Kabupaten Maybrat dan Polsek Inanwatan di Kabupaten Sorong Selatan.

Diketahui pria bersenjata tajam yakni membawa sebilah parang menghampiri Posramil Mare dan hendak menyerang bersama sejumlah rekannya. pelaku teridentifikasi bernama Frangky Nauw (FN) seorang warga Kampung Nafasi yang dikenal sebagai Ketua Bamuskam Nafasi.

FN yang saat itu diketahui sedang dalam pengaruh minuman keras terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena hendak menyerang Danramil Mare. Tindakan tegas itu diambil setelah petugas berkali-kali memberikan peringatan terhadap FN termasuk tembakan peringatan ke udara dan ke tanah.

Aksi FN yang hendak membacok Danramil Mare hingga jarak 1 meter itu akhirnya dapat dihentikan. FN menderita luka tembak pada mata kaki kanannya dan telah mendapatkan perawatan medis setempat.

Sementara itu, di Sorong Selatan, sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) menyerang Polsek Inanwatan di hari yang sama sekitar pukul 20.00 WIT. Pelaku penyerangan yang berjumlah lima orang itu diketahui berada dalam kondisi mabuk.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Polisi Adam Erwindi membenarkan kejadian itu. Ia menyampaikan kronologi kejadian bermula saat kelima orang tersebut membuat keributan di Kampung Mate. Akibatnya, warga melaporkan kejadian keributan dengan mendatangi Polsek Inanwatan.

"Tak terima dilaporkan, mereka ikut mendatangi Polsek dan melakukan keributan serta perusakan. Kaca pecah, meja juga dirusak," ujar Adam.

Mengetahui hal itu, anggota Polsek yang sedang menerima laporan itu segera mengamankan pelapor dan mengambil tindakan tegas dengan memberikan tembakan peringatan ke udara. Sontak hal itu membuat kelima OTK melarikan diri.

Satu Pelaku Penyerangan Polsek Inanwatan Ditangkap

Pihak Kepolisian telah mengidentifikasi tiga dari lima pelaku tersebut. Menurut Adam, ketiganya diketahui merupakan pelaku yang sama yang sebelumnya melakukan pengibaran bendera bintang kejora.

"Dari lima orang itu, tiga diantaranya sudah kita kantongi identitasnya yakni JP, IN, DB yang ternyata merupakan pelaku pengibaran bintang kejora," bebernya.

Seorang terduga pelaku berinisial JP berhasil ditangkap aparat kepolisian pada Selasa (19/4/2022). Penangkapan terhadap JP dilakukan di Kampung Solta Baru, Distrik Inanwatan. Kapolsek Inanwatan, Ipda Yanuar bersama anggota turun langsung dalam penangkapan tersebut.

"Kita telah berhasil menangkap satu pelaku penyerangan berinsial JP saat berada pada sebuah rumah di Kampung Solta Baru, Distrik Inanwatan, Kabupaten Sorong Selatan," ujar Ipda Yanuar, Selasa (19/4/2022). (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery