pasang iklan

Zakarias Harap Urusan Tanah Proyek Bakreidi Segera Diselesaikan

BIAK, JAGAPAPUA.COM - Persoalan tanah keluarga Nap terkait dengan proyek pembangunan jalan dari Karang menuju Bakreidi kampung Napdo Biak Barat dilaporkan ke Dewan Adat Biak dan  Pokja Adat MRP Provinsi Papua. Hal tersebut disampaikan oleh Zakarias Nap saat diwawancarai jagapapua.com usai pertemuan urusan tanah di kampung Napdo pada Rabu, (23/3/2022).

Zakarias Nap yang mengklaim sebagai ahli waris tanah tersebut mengaku tidak pernah dihubungi sebelumnya hingga proyek tersebut sudah berjalan. Hal ini membuat dirinya memutuskan untuk berangkat ke Biak agar dapat membahas secara langsung.

Pada dasarnya, Zakarias mengaku sangat mendukung proyek pembangunan jalan dari Karang menuju Bakreidi di kampung Napdo, Biak Barat karena bertujuan untuk memudahkan dan melancarkan masyarakat yang berkebun di Bakreidi. Namun Zakarias merasa kecewa dan menginginkan penjelasan dari pihak-pihak terkait yang menyerahkan tanah tersebut tanpa sepengetahuannya sebagai pemilik hak dan ahli waris sah atas tanah itu.

"Saya hanya ingin penjelasan dari pihak-pihak yang terlibat. Saya juga mau menjelaskan siapa yang berhak atas tanah tersebut. Itu saja,” ungkap Zakarias.

Sementara itu, pada pertemuan yang dimediasi oleh Dewan Adat Biak melalui Kain Kain Karkara Biak (KKB), kedua pihak yakni pihak-pihak yang terlibat adik Daniel Nap dan Herry Aryo Nap yang saat ini menjabat sebagai Bupati Biak Numfor tidak dapat hadir dengan alasan persoalan tersebut harus diselesaikan secara kekeluargaan. Hal ini disampaikan melalui kepala kampung Napdo dan ajudan bupati Biak Numfor, Beni Nap.

Oleh sebab itu, Zakarias Nap sangat berharap agar dapat segera duduk bersama dengan pihak-pihak terkait di kampung Napdo, Distrik Biak Barat guna menjelaskan persoalan tanah Bakreidi. Namun ia juga menegaskan, apabila hal ini diabaikan, maka ia akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

"Saya tidak mau urusan di tempat lain, urusan harus dilakukan di kampung. Supaya masyarakat kampung semua tahu siapa pemilik tanah tersebut. Saya mendukung proyek apapun yang masuk di kampung Napdo, saya datang hanya untuk menjelaskan yang sebenarnya. Saya tunggu itikad baik dari pihak-pihak terkait. Tapi jika diabaikan, saya bawa ke jalur hukum saja,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, tim jagapapua.com telah menghubungi kedua pihak namun belum mendapatkan klarifikasi baik dari pihak Daniel Nap dan Bupati Biak Numfor, Herry Aryo Naap. (Jimmy)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery