pasang iklan

Korban Berjatuhan, Pemerintah Diminta Evaluasi Pendekatan Papua

JAGAPAPUA.COM - Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua masih terus berlangsung hingga kini dan mengakibatkan banyak korban berjatuhan. Korban serangan KKB ini tidak hanya aparat keamanan TNI/Polri melainkan juga warga sipil.

Dalam beberapa waktu terakhir aksi KKB terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Papua. Teranyar, KKB melakukan serangan di Jalan Trans Elelim, Yalimo, Papua pada Kamis (31/3/2022). Dalam serangan ini KKB menembak mati anggota Babinsa Koramil 1702-07/Kurulu Sertu Eka Andrianto.

Dalam waktu bersamaan, KKB juga membunuh istri Sertu Eka atas nama Sri Lestari yang merupakan seorang nakes (bidan). Bidan Sri Lestari meninggal dunia akibat disabet sajam. Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan, selain pasutri tersebut, dua anak lelaki Sertu Eka turut jadi korban yang masing-masing berusia 4 dan 5 tahun.

"Demikian pula anak dari almarhum yang masih balita menjadi korban keganasan OTK, yaitu jari tangannya dipotong," ungkap Candra Kurniawan kepada wartawan, Kamis (31/3/2022).

Menurutnya, Bidan Sri Lestari dikenal baik sering membantu persalinan ibu-ibu terutama saat terjadi pengungsian di Kabupaten Yalimo. Bidan Sri sering kali terjun langsung menangani persalinan ibu hamil di pengungsian.

Aksi KKB sebelumnya juga terjadi di Kabupaten Nduga, Papua pada Sabtu (26/3/2022). KKB menyerang Pos Quary Bawah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga menggunakan sniper dan melontarkan granat. Akibatnya, dua anggota TNI AL gugur atas nama Letda Mar Iqbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here. Selain itu, dua prajurit mengalami luka berat yakni Serda Mar Rendi Febriansyah dan Serda Mar Ebit Erisman.

Sedangkan, enam prajurit lainnya mengalami luka ringan yakni Serda Mar Bayu Pratama, Pratu Mar Rahmad Sulman, Prada Mar Dicky Sugara, Pratu Mar Adik Saputra A, Prada Mar La Harmin, dan Prada Mar Alif Dwi Putra. Pos Quary Bawah Satgas Mupe Yonif 3 Marinir Pasmar 2 diketahui berkekuatan 35 personel.

Tak berselang lama, KKB kembali melakukan serangan di wilayah Intan Jaya, Papua. Kali ini KKB membakar bangunan sekolah satu atap SD-SMP dan menganiaya warga sipil di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua pada Rabu (30/3/2022) kemarin.

Gedung Sekolah Satu Atap YPPGI - SMP N 2 Hitadipa yang dibakar KKB berjumlah 9 kelas. Sedangkan satu dari dua orang yang dianiaya merupakan seorang guru di sekolah yang dibakar tersebut.

Aksi KKB ini dinilai meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, serangan menggunakan granat yang menewaskan dua prajurit dan banyak lainnya luka-luka mengindikasikan adanya persenjataan yang juga meningkat. Oleh sebab itu, pemerintah diminta untuk melakukan evaluasi total terhadap kebijakan dan pendekatan keamanan di Papua. Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi I DPR RI Sukamta.

"Kejadian teror KKB semakin sering terjadi bahkan dengan menggunakan persenjataan yang lebih kuat. Ini mengindikasikan ada peningkatan kemampuan tempur KKB. Artinya upaya pemerintah dengan berbagai pendekatan untuk mengatasi KKB selama ini bisa dikatakan tidak berjalan efektif," jelasnya, Selasa (29/3/2022).

Menurut Sukamta, Harus ada peningkatan kerja tim intelejen untuk memetakan secara presisi dinamika sosial, politik dan keamanan yang berkembang saat ini. Ia menambahkan, penanganan KKB di Papua tidak sama dengan cara mengatasi GAM di Aceh atau teroris oleh Densus 88. Ia menilai, persoalan di Papua cukup kompleks dan membutuhkan pendekatan yang komprehensif.

Ia berharap, pemerintah segera berbenah terutama agar tidak banyak lagi korban baik prajurit TNI maupun Polri dan warga sipil lain yang kehilangan nyawa.

"Pemerintah terkesan setengah hati dalam memberikan perhatian kepada Papua. Dalam pembangunan infrastruktur kelihatan jor-joran, namun dalam soal Papua, otonomi khusus, kebijakan keamaman, penyelesaian kasus HAM, terkesan berjalan setengah-setengah dan tidak tuntas," ungkapnya.

Pemerintah dan TNI/Polri dinilai tidak serius menangani KKB Papua

Sementara itu, sejumlah pihak menilai pemerintah maupun TNI/Polri terkesan lembek dan tidak serius menangani KKB di Papua. Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama bahkan menyentil Presiden Jokowi terkait gugurnya para prajurit TNI akibat diserang KKB.

Haris mempertanyakan ketegasan pemerintah dalam mengatasi KKB Papua. Ia menyayangkan banyak anggota TNI gugur namun pemerintah justru tidak mengambil tindakan tegas.

“Satu persatu anggota TNI gugur, tapi kenapa pemerintah tidak ambil sikap tegas untuk sapu bersih KKB Papua??? Nyatakan perang kepada mereka. Sudah jelas mereka pembunuh, tapi kok lembek sih? @Jokowi @Puspen_TNI” ujar Haris dalam akun Twitter pribadinya, Senin (28/3/2022).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin. Ia mengutuk keras aksi KKB di Nduga yang mengakibatkan dua prajurit TNI AL gugur dan 8 lainnya mengalami luka-luka.

“Kami mengutuk keras tindakan penyerangan terhadap putra-putra terbaik bangsa,” ujarnya dikutip dari JPNN, Minggu (27/3/2022).

Menurutnya, KKB termasuk kelompok teroris dan sudah seharusnya Densus 88 Antiteror Polri turun tangan mengatasi KKB di Papua. Ia menilai, serangan KKB terus meningkat akibat tidak ada perlawanan serius dari aparat keamanan.

“(Kalau dibiarkan) terus membunuh karena tidak ada perlawanan yang serius dari TNI dan Polri,” ujarnya.

Terpisah, Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab Aziz Yanuar juga berpendapat perlunya Densus 88 dikerahkan ke Nduga, Papua. Hal itu menurutnya karena pemerintah telah menetapkan KKB sebagai kelompok teroris.

Lebih lanjut, Aziz mengkhawatirkan jika tidak segera ditangani secara serius maka akan dapat melukai hati keluarga korban kekejaman KKB. Selain itu, ia menilai selama ini penanganan KKB di Papua juga tidak tegas. "Sudah banyak berjatuhan karena tidak tegas," kata Aziz Yanuar. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (13)

  • anneque

    This might be due to forgetfulness or other reasons zithromax walmart

  • Jadioto

    Manufacturing Company Astra Zeneca buy cialis 5mg online

  • RrDplGE

    where to buy priligy It belongs to a class of drugs that improves the cells response to insulin and regulates blood sugar

  • Edwarddug

    my canadian pharmacy review https://certifiedcanadapills.pro/# northern pharmacy canada

  • WilliamTum

    https://onlineapotheke.tech/# versandapotheke п»їonline apotheke

  • WilliamTum

    http://onlineapotheke.tech/# п»їonline apotheke versandapotheke deutschland

  • CarrollFlife

    http://prednisone.digital/# where to buy prednisone uk

  • Arronoperi

    http://indianpharmacy.shop/# best india pharmacy pharmacy website india

  • Devonrooff

    reputable mexican pharmacies online: mexican pharmacy online - purple pharmacy mexico price list

  • DanielFouth

    https://medicinefromindia.store/# reputable indian online pharmacy indian pharmacy paypal

  • DouglasGique

    reputable indian online pharmacy: buy prescription drugs from india - top 10 online pharmacy in india

  • DouglasCow

    п»їpharmacie en ligne france https://kamagraenligne.shop/# pharmacies en ligne certifiГ©es

  • Jamesrow

    acheter mГ©dicament en ligne sans ordonnance: pharmacie en ligne pas cher - pharmacie en ligne pas cher

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery