pasang iklan

Kapolres Intan Jaya: Tak Ada Kejar-Kejaran. KKB Jual, Kami Beli!

INTAN JAYA, JAGAPAPUA.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diketahui aktif melakukan serangan dan gangguan keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua. Akan tetapi, pasca sejumlah serangan yang terjadi, kini situasi di Intan Jaya telah kondusif dan kembali normal.

Kapolres Intan Jaya, AKBP Sandi Sultan mengatakan, bandara yang sebelumnya sempat lumpuh, kini telah kembali beroperasi dan sudah ada pesawat yang masuk sejak kemarin. Selain itu, aktivitas masyarakat Intan Jaya juga sudah berjalan seperti biasa.

"Pasar dan toko semua sudah normal. Patroli terus kami tingkatkan hal itu agar masyarakat nyaman," ucapnya dilansir dari JPNN, Sabtu (12/2/2022).

Sementara itu, terkait dengan keberadaan KKB di wilayah Intan Jaya, Sultan menekankan bahwa saat ini pendekatan penanganan TNI-Polri terhadap KKB lebih persuasif. Menurutnya, tim gabungan tak kejar KKB, akan tetapi apabila diserang, tim gabungan juga tidak akan tinggal diam.

"Tidak ada kejar-kejaran. Kalau mereka jual ya kami beli," tegasnya.

Para pemuda Intan Jaya bermain sepak bola hingga Bank Papua Beroperasi Lagi

Secara terpisah, hal yang sama juga diungkan oleh Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga. Menurutnya, hingga saat ini situasi di Intan Jaya kondusif bahkan para pemuda Kampung Bilogai dan Kampung Yogatapa nampak bermain sepak bola di lapangan Kampung Bilogai, Sugapa, Intan Jaya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga membantah kabar yang menyebutkan prajurit TNI menganiaya warga Intan Jaya dan rumah warga itu ditempati prajurit TNI. Aqsa menegaskan bahwa kabar tersebut adalah tidak benar dan hanya kabar bohong.

Aqsa menjelaskan bahwa kabar tersebut telah ditelusuri langsung kepada para tokoh di Intan Jaya dan diperoleh pengakuan dari tokoh di Sugapa, Boi Japugau dan Agus Selegani. Menurut keduanya tidak ada pemukulan prajurit TNI terhadap warga Sugapa dan tidak ada rumah warga yang ditempati TNI seperti kabar yang beredar di media sosial dan salah satu berita online.

“Tidak ada pemukulan terhadap warga di Sugapa seperti yang diberitakan oleh salah satu media," ujarnya, dikutip dari Viva, Kamis (10/2/2022).

"Saat inipun tidak ada rumah warga yang ditempati oleh bapak TNI yang dijadikan Pos atau Pangkalan," kata Agus Selegani.

Kapendam menambahkan, saat ini aparat TNI-Polri menempati pos dan pangkalan masing-masing sesuai perintah dan petunjuk pimpinan serta tidak terdapat penempatan pos-pos TNI yang berlokasi di rumah warga. Menurutnya, hal itu hanya merupakan upaya kelompok teroris separatis untuk menebar teror dan mencipakan keresahan di tengah masyarakat.

Selain itu, setelah sempat ditutup, Bank Papua Sugapa, Intan Jaya tengah bersiap untuk kembali beroperasi dan membuka pelayanan bagi masyarakat. Sejumlah petugas Bank Papua Cabang Sugapa juga sudah kembali ke Sugapa pada hari Sabtu (5/2/2022) lalu untuk membereskan segala persiapan sekuritas termasuk jaringan hingga dipastikan dalam minggu ini resmi dibuka kembali. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery