pasang iklan

Mayoritas Rakyat Papua Ingin Segera Ada Wagub & Berasal dari OAP

JAGAPAPUA.COM - Mayoritas rakyat Papua menginginkan kursi Wakil Gubernur Papua segera terisi. Pasalnya, kekosongan kursi jabatan Wagub telah berlangsung cukup lama yakni sejak Klemen Tinal meninggal dunia karena sakit di RS Abdi Waluyo Jakarta, 21 Mei 2021 lalu. Namun hingga kini belum ditentukan sosok penggantinya dan bahkan disebut terjadi polemik di kalangan parpol pengusung yakni koalisi Papua Bangkit.

Keinginan segera terisinya kursi Wakil Gubernur terbukti berdasarkan hasil survei Laboratorium Suara Indonesia (LSI). Direktur Eksekutive Laboratorium Suara Indonesia (LSI) Albertus Dino mengatakan, sebanyak 7,6 persen masyarakat Papua menginginkan hal tersebut guna mendukung dan meningkatkan peyelenggaraan pelayanan pemerintah provinsi Papua kepada masyarakat.

“Hasil survei menunjukkan sebanyak 76,8 persen masyarakat Papua menginginkan agar Wakil Gubernur Papua segera ditentukan dan dilantik dengan alasan pelayanan masyarakat di Papua lebih optimal dan sebanyak 15,6 persen tidak peduli dengan posisi Wakil Gubernur Papua, sedangkan sebanyak 7,6 persen tidak menjawab,” kata Dino dalam keterangannya, Senin (31/1/22).

Selain itu, sebanyak 73,7 persen menginginkan sosok pengisi jabatan Wagub Papua ini berasal dari kalangan sipil bukan mantan atau pensiunan anggota Polri/TNI. Kemudian, sebanyak 4,7 persen menginginkan sosok dari kalangan Polri/TNI dan 10,4 persen tidak mempermasalahkan latar belakang Wakil Gubernur Papua, dan sebanyak 11,2 persen tidak menjawab.

Selanjutnya hasil survei menunjukkan sebanyak 86,2 persen menginginkan Wakil Gubernur Papua harus putra asli dari kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Papua. Lalu, sebanyak 7,2  persen tidak mempersoalkan putra asli dari Papua, sementara sebanyak 6,6 persen tidak menjawab.

Menurut Dino, metode survei yang dilakukan oleh LSI ini memiliki responden masyarakat Papua yang terpilih sebanyak 1.226 orang yang tersebar secara proposional di 29 Kabupaten/kota dari populasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres 2019 sejumlah 3,5 juta pemilih. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan Metode Multistage Random Sampling. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen yakni nilai sebenarnya dalam ± 2,8 persen dan penelitian ini berlangsung pada tanggal 3-21 Januari 2022. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (138)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery