pasang iklan

Deretan Aksi KKB Terjadi Selama Januari, Menko Polhukam Ditantang

JAGAPAPUA.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam beberapa waktu terakhir aktif melakukan penyerangan di wilayah Papua dan Papua Barat. Dalam bulan Januari, setidaknya terdapat sebanyak 4 kali serangan KKB terjadi di sejumlah daerah yang seluruhnya menargetkan anggota TNI.

Pertama, KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alipki Taplo melancarkan serangan tembakan ke arah Pos Belukar Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, Senin (17/1/2022). Peluru yang diluncurkan pada pagi hari sekitar pukul 06.50 WIT itu menyerempet punggung seorang anggota Satgas Nemangkawi bernama Bharatu Bachtiar Yuniwandaru.

Tembakan KKB kemudian dibalas langsung oleh personel Satgas Nemangkawi yang sedang berada di lokasi kejadian. Tembakan balasan diarahkan ke arah datangnya peluru sehingga kontak senjata tak terhindarkan.

Kedua, pada Kamis (20/1/2022), KKB menyerang para prajurit TNI di sekitar area jembatan Kali Aifuf Maybrat, Papua Barat. Serangan ini telah mengakibatkan salah satu putra terbaik asli Papua, Sersan Dua Miskel Rumbiak meninggal dunia dan empat anggota lainnya luka-luka.

Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengutuk keras pelaku penyerangan terhadap para prajurit TNI ini. Terlebih baku tembak terjadi saat para anggota TNI sedang melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat di wilayah Distrik Aifat Timur untuk memperbaiki jembatan di Kali Aifuf.

Para prajurit tersebut diketahui sedang melakukan pembinaan teritorial untuk masyarakat di Distrik Aifat Timur. Prajurit Yon Zipur 20/PPA sedang membangun sarana jembatan penyeberangan, satu-satunya akses penghubung antara kampung Fankario dan kampung Kamat di Distrik Aifat Timur.

Serda Melkias Rumbiak gugur saat bertugas akibat mengalami luka tembak pada perut bagian kanan. Sedangkan 3 prajurit dalam kondisi kritis yakni Serda Darusman tertembak pada bagian lengan kiri, Prada Ajis tertembak pada bagian tangan kanan dan Prada Abraham mengalami 3 luka tembak pada bagian paha kanan, pundak kanan dan lengan bagian kiri dan Prada Odeng mengalami luka akibat rekoset pada paha kanan. 

Ketiga, KKB pimpinan Lamek Taplo kembali melakukan serangan tembakan di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Sabtu (22/1/2022). Kali ini serangan tertuju kepada Satgas Damai Cartenz yang mengakibatkan salah seorang personel atas nama Bharada Resi Nugroho tertembak di bagian dada kiri atas.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan, kejadian itu bermula saat Satgas Damai Cartenz sedang melakukan persiapan dan perimeter pengamanan Shorty Helikoper Polri dari Sentani ke Bandara Kiwirok. Akan tetapi sekitar pukul 08.30 WIT, KKB menyerang dengan menembaki personel satgas hingga akhirnya terjadi baku tembak.

Saat kejadian, korban tembak Bharada Resi Nugroho masih dalam keadaan sadar dan segera mendapatkan penanganan medis dari personil medis Yonif PR 431. Kondisi korban dilaporkan stabil dan selanjutnya dievakuasi menggunakan helikopter dan dirawat di RS Bhayangkara untuk penanganan medis lebih lanjut.

Keempat, Kamis (27/1/2022), 3 prajurit TNI Pos Koramil Gome, Satgas Kodim YR 408/Sbh gugur akibat serangan KKB di Kampung Tigilobak, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua. Selain itu, salah satu prajurit TNI lainnya dalam kondisi kritis akibat luka tembak.

Ketiganya yakni atas nama Serda Rizal mengalami luka tembak di bagian pinggang, Pratu Tuppal Baraza luka tembak di perut bagian bawah dan Pratu Tuppal Baraza yang sempat mendapat pertolongan pertama oleh Dokter Puskesmas Ilaga sebelum dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan 1 prajurit lainnya dalam kondisi kritis akibat luka tembak.

Menko Polhukam Ditantang Dialog dengan KKB, Keluarga Korban Minta Ketegasan Pemerintah

Korban akibat serangan KKB terus bertambah. Menko Polhukam Mahfud MD ditantang untuk menemui dan berdialog langsung dengan KKB. Tantangan ini berasal dari seorang aktivis sekaligus pegiat media sosial, Nicho Silalahi melalui akun Twitter-nya.

"Pak @mohmahfudmd coba bapak langsung ke Papua untuk berdialog dengan teroris itu," kata Nicho, Sabtu (29/1/2022).

Nicho menilai pemerintah tak memiliki sikap yang jelas dalam menghadapi KKB di Papua. Ia mengaku sudah jengah atau malu mendengar banyak korban luka hingga meninggal dunia akibat serangan KKB.

"Kami sudah jengah mendengar putra terbaik bangsa gugur hanya karena sikap tak jelas pemerintah menghadapi Teroris bersenjata tapi menghadapi baliho Gagah perkasa. Mau berapa banyak lagi yang gugur?” katanya.

Sementara itu, salah seorang perwakilan keluarga korban KKB di Gome Papua, Sertu Anumerta M. Rizal Maulana Arifin, Memet Selamet mengungkapkan harapannya kepada pemerintah untuk mengambil langkah tegas menghadapi KKB yang terus berulah.

"Memohon kepada pemerintah beserta seluruh jajaran untuk mengambil langkah tegas agar tidak terjadi lagi korban-korban yang berjatuhan. Cukup putra kami yang terakhir,” ucap Memet dalam keterangan pers, Sabtu (29/1/2022).

Memet juga menyampaikan permohonan maaf atas nama Sertu Anumerta Rizal semasa hidupnya kepada semua pihak. Ia juga berterima kasih atas penghormatan yang diberikan kepada almarhum dimana KSAD memimpin langsung upacara pemakaman hingga almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.

"Kami bangga karena pemerintah memberikan perhatian penuh dengan menempatkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra ini, tentunya karena almarhum gugur sebagai Kusuma Bangsa,” ujarnya. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery