pasang iklan

Eskalasi di Yahukimo hingga Serangan KKB Muncul Lagi di Pegbin

JAGAPAPUA.COM - Eskalasi gangguan keamanan meningkat dalam beberapa waktu terakhir di Kabupaten Yahukimo, tepatnya di Distrik Suru-Suru. Menurut Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Arm Reza Nur Patria, terjadi dua peristiwa penembakan di Suru-Suru yang mengakibatkan 3 prajurit TNI gugur.

Selain itu, serangan diantaranya juga dilancarkan saat anggota TNI menjalani aktivitas keseharian. Terakhir, dua anggota TNI dilaporkan tertembak di Suru-Suru yakni Serda Putra Rahaldi tertembak di bagian dada hingga meninggal dunia dan rekannya, Prajurit Kepala Suheri, tertembak di bagian bokong.

Kedua prajurit yang berasal dari Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh itu ditembak dari arah perbukitan saat sedang mengambil air di penampungan yang berada di belakang pos.

"Yang mengakibatkan tiga prajurit TNI tewas dan tiga luka serius saat mereka melakukan aktivitas harian," jelas Riza.

Sementara itu, pihak KKB di Yahukimo juga kehilangan salah seorang pasukannya atas nama Kunci Labie. Kunci Labie meninggal dilaporkan akibat tertembak oleh TNI/Polri di Distrik Suru-Suru pada Rabu (8/12/2021). Kontak tembak di Distrik Suru-Suru ini juga memaksa warga sekitar mengungsi mengamankan diri ke tengah hutan.

Sebelumnya, pada Selasa (7/12/2021), pihak TNI berhasil mengamankan jenis SS2 V4 dengan alat bidik optik yang merupakan milik prajurit TNI AD yang tewas dibunuh kelompok bersenjata saat pengamanan perbaikan Bandara Yahukimo di Kali Brasa, Distrik Dekai pada 18 Mei 2021 lalu.

KKB Lancarkan Serangan di Kabupaten Pegunungan Bintang

Seolah tak berhenti, bergeser ke Kabupaten Pegunugan Bintang, KKB kembali melakukan penyerangan dengan menembaki Pos Brimob di Distrik Serambakom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Peristiwa itu terjadi pada pagi hari pada Senin (13/12) pukul 06.00 hingga 07.00 WIT. Akan tetapi, Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Memang benar ada laporan KKB menembaki Pos Brimob. Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa," kata AKBP Cahyo Sukarnito dikutip dari Antara, Senin (13/12/2021).

Di wilayah Pegunungan Bintang, pada september lalu, kontak senjata antara TNI dengan KKB terjadi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021). Akibat kejadian yang berlangsung sekitar empat jam tersebut, sejumlah fasilitas umum (fasum) hangus dibakar.

Beberapa fasum tersebut antara lain Kantor Bank Papua di Distrik Kiwirok, Puskesmas Kiwirok, Kantor Distrik Kiwirok, Sekolah Dasar Kiwirok dan Pasar Kiwirok. Belasan nakes menjadi korban hingga 1 diantara mereka ditemukan meninggal dunia di dasar jurang sekitar Puskesmas Kiwirok. Para nakes dan sejumlah warga kemudian diungsikan ke Jayapura guna menyelamatkan diri dan menjalani perawatan bagi korban luka.

Sejumlah kejadian menyusul di Kiwirok, Prajurit TNI Pratu Ida Bagus Putu gugur saat bertugas melakukan pengamanan proses evakuasi jenazah nakes Gabriella Meilani di Bandara Kiwi, Distrik Kiwirok. Sementara itu, Komandan Operasi KKB Elly Bidana disebut tewas oleh TNI saat baku tembak yang terjadi di Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua pada Senin (13/9) lalu. Baku tembak tersebut juga mengakibatkan dua KKB pimpinan Lamek Taplo terluka. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery