pasang iklan

Calon Panglima TNI Baru Ungkap Strategi Tangani Konflik di Papua

JAKARTA, JAGAPAPUA.COM - Calon Panglima TNI Andika Perkasa diketahui telah menjalani fit and proper test di Komisi I DPR RI kemarin. Dalam kesempatan itu, Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan strategi yang akan digunakan dalam menyelesaikan konflik di Papua.

Ia menyampaikan akan menggunakan diplomasi militer dan pendekatan humanis guna mengurai persoalan di bumi Cenderawasih tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Abdul K Almasyhari.

"Apa yang akan dilakukan untuk memberikan perubahan persepsi terhadap Indonesia dari masalah-masalah yang selama ini menyangkut Papua, seolah-olah Indonesia ada pada posisi salah. Rupanya bukan kekuatan militeristik yang akan diturunkan namun ingin mengedepankan diplomasi militer," katanya, Senin (8/11).

Lebih lanjut, menurut Almasyhari, Jenderal Andika Perkasa menekankan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap potensi kerusuhan yang ada di tanah air. Ia mengaku dirinya harus bertindak adil terhadap seluruh masyarakat Indonesia.

Menurut Jenderal Andika dalam keterangan anggota Komisi I DPR, Dave A Fikarno, salah satu kebijakan yang akan diambilnya adalah mengisi pos-pos militer mulai dari Kodam, Koramil, Kodim dan akan disiapkan juga Satuan Tugas. Ia mengatakan, pengisian tersebut bukan merupakan penebalan pasukan untuk memerangi rakyat namun memang kebutuhan karena banyak posisi yang masih kosong.

"Itu baru TNI AD, belum dari pangkalan-pangkalan laut dan udara karena masih banyak kekosongan. Jadi penambahan prajurit di sana bukan berarti otomatis hanya penebalan pasukan untuk memerangi rakyat namun kebutuhan itu masih banyak yang kosong," terangnya. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery