pasang iklan

Tepis Adanya Operasi Militer di Maybrat, TNI: Fokus Kejar Pelaku

MAYBRAT, JAGAPAPUA.COM - Kepala Penerangan Kodam XVIII Kasuari Kolonel Hendra Pesireron mengimbau kepada masyarakat Papua Barat terutama Kabupaten Maybrat untuk tetap tenang dan kembali ke kampung masing-masing. Kolonel Hendra mengatakan tim gabungan TNI-Polri fokus mengejar para pelaku penyerangan Posramil Kisor dan tidak akan salah sasaran maupun menakut-nakuti masyarakat.

"Masyarakat diimbau kembali ke perkampungan, karena tim gabungan hanya cari pelaku penyerang Pos koramil, bukan menakut-nakuti masyarakat ataupun salah sasaran," ujar Hendra, dilansir dari Antara (12/9).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi. Ia mengatakan tim gabungan yang dikerahkan ke Maybrat untuk menyelidiki dan mengejar para pelaku kriminal penyerang pos persiapan Koramil Kisor. Ia menegaskan bahwa tidak ada operasi militer di Maybrat.

Adam juga menekankan kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berkembang terutama di media sosial terkait situasi Maybrat. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap jernih dan bijak dalam menyaring informasi yang beredar.

"Sejumlah sumber berupaya ciptakan isu operasi militer di Maybrat, sementara tugas utama tim gabungan TNI-Polri sudah terbukti dengan mengungkap organisasi KNPB sebagai aktor utama peristiwa itu," ungkap Adam.

Dalam penyelidikan insiden penyerangan Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat pada 2 September 2021 lalu, pihak kepolisian kini telah mengamankan 2 tersangka. Sementara itu Pimpinan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Sektor Kisor Silas Ki juga disebut sebagai dalang dari penyerangan tersebut,. Silas Ki juga sudah termasuk dalam 17 Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dirilis oleh Polda Papua Barat. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery