pasang iklan

Tim Advokasi Papua Desak Presiden Minta Maaf Atas Ulah TNI AU

JAGAPAPUA.COMTim Advokasi Papua mendesak Presiden Joko Widodo selaku panglima tertinggi militer untuk meminta maaf atas insiden kekerasan yang dilakukan oleh dua oknum TNI AU kepada salah seorang warga Papua. Hal itu disampaikan oleh Michael Himan dalam keterangannya, Selasa (27/7).

“Mendesak Presiden Joko Widowo selaku panglima tertinggi militer untuk segera meminta maaf,” kata Michael dalam keterangannya, Selasa, 27 Juli 2021.

Selain itu, Michael meminta Presiden Joko Widodo segera menginstruksikan pihak-pihak terkait untuk memproses hukum secara tegas dan menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap kedua oknum TNI tersebut. Menurutnya, tindakan kedua anggota TNI AU merupakan bentuk pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) warga Papua, terlebih warga tersebut merupakan seorang penyandang difabel.

Ia sangat menyayangkan tindakan tersebut dari oknum TNI yang seharusnya memberikan contoh yang baik, rasa aman dan rasa damai bagi warga Papua. Tindakan tersebut menambah daftar panjang tindakan rasis dan diskriminatif bagi Orang Asli Papua (OAP).

“Akan tetapi juga semakin menambah daftar panjang tindakan diskriminatif aparat keamanan terhadap orang asli Papua (OAP),” ujarnya.

Sebelumnya, beredar video viral mengenai seorang warga Papua yang diperlakukan dengan kasar oleh dua oknum TNI AU. Peristiwa tersebut terjadi di salah satu warung makan di daerah Merauke, Papua. Kemudian dua anggota TNI AU terlihat, memiting tangan korban, dan mendorong keluar ke jalan. Salah seorang diantaranya nampak menginjak kepala warga Papua tersebut. Peristiwa tersebut mendapat kecaman serius dari berbagai pihak dan berharap pelaku segera mendapat hukuman setimpal. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery