pasang iklan

Ini Respons Komandan KKB Soal Kontak Senjata dengan TNI di Yall

NDUGA, JAGAPAPUA.COMKomandan Operasi KKB Kodap III Ndugama, Pemne Kogeya menyampaikan pihaknya belum dapat memberikan keterangan terkait pemberitaan yang beredar mengenai insiden kontak senjata dengan aparat TNI di Distrik Yall Nduga Papua, Selasa (6/7). Hal itu dikarenakan, pihaknya belum  menerima laporan resmi dari pasukannya yang beroperasi di daerah tersebut.

“Penembakan seperti ini kami tetap menunggu sampai ada laporan resmi dari Komando Lapangan melaporkan kepada kami baru bisa umumkan. Oleh Karena itu sementara semua pihak tetap menahan dulu,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada Rabu (7/7).

Pemne juga membeberkan kekuatan pasukannya yang beroperasi di wilayah Nduga, Papua. Pemne Kogeya menyebut pasukannya tersebar di 32 distrik di seluruh kota di Papua dengan total 13 Batalion, 3 Kowip dan 1 Kodap.

“Saya selaku Komadan Operasi Kodap III Ndugama sampaikan kepada pedukung kemerdekaan Papua Barat di seluruh dunia dan Papua serta 33 Kodap TPNPB-OPM se-Tanah Papua bahwa Kami Kodap III Ndugama Darakma memiliki 13 Batalion dan 3 Kowip serta satu Kodap dan pasukan kami sudah terpencar 32 Distrik dan seluruh Kota Papua dan Ndugama,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar pemberitaan yang menyebutkan terjadinya kontak senjata antara aparat TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, Selasa (6/7) sekitar pukul 11.40 WIT. Dalam kontak senjata yang terjadi di Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua mengakibatkan 3 anggota TNI menderita luka tembak. Informasi itu juga telah dikonfirmasi kebenarannya oleh Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pengemanan di Jayapura. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery