pasang iklan

2020 Perjalanan Paus Francis ke Indonesia, Timor Timur, dan Papua Nugini

Vatikan, 17 Januari 2020 – Jagapapua.com – Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Papua Nugini, dan Timor Timur dapat terjadi pada bulan September, demikian menurut seorang pemimpin Muslim Indonesia yang bertemu dengan paus minggu ini.

Sheikh Yahya Cholil Staquf yang memimpin 50 juta anggota gerakan Nahdlatul Ulama, yang menyerukan reformasi “Islam kemanusiaan” telah mengembangkan kerangka kerja teologis untuk Islam yang menolak konsep kekhalifahan, hukum Syariah, dan “kafir” (kafir).

Staquf bertemu dengan paus minggu pada ini, sementara di Roma untuk pertemuan Inisiatif Iman Ibrahim, yang mengumpulkan para pemimpin Kristen, Muslim dan Yahudi untuk membahas perdamaian dan persaudaraan. Duta Besar AS untuk Kebebasan Beragama Internasional Sam Brownback menghadiri pertemuan tersebut.

Paus Francis bertemu pada 15 Januari.

Setelah pertemuan itu, Staquf mengatakan kepada CNA bahwa paus mengatakan berencana untuk mengunjungi Indonesia, Timor Timur, dan Papua Nugini pada bulan September.

Vatikan belum mengkonfirmasi perjalanan semacam itu.

“Indonesia adalah rumah bagi populasi Muslim terbesar di dunia. 229 juta Muslim di negara itu merupakan lebih dari 12% dari populasi Muslim global. Hampir semua Muslim Indonesia adalah Sunni. Ada 24 juta orang Kristen yang tinggal di Indonesia, 7 juta di antaranya adalah Katolik. Paus St. Paulus VI yang mengunjungi negara itu pada tahun 1970, dan Paus St. Yohanes Paulus II bepergian ke sana pada tahun 1989.

Timor Timur adalah negara kecil di pulau Timor. Ia memperoleh kemerdekaan dari Indonesia pada tahun 1999, setelah beberapa dekade konflik berdarah ketika wilayah tersebut bersaing untuk kedaulatan nasional.

Presiden kedua negara itu, Jose Manuel Ramos-Horta, berbagi Hadiah Nobel Perdamaian 1996 dengan Uskup Timor Leste Ximenes Bolo, atas upaya mereka untuk mencapai perdamaian dan mengakhiri pertempuran di negara itu. Uskup Belo sekarang menjadi misionaris di Mozambik.

Lebih dari 1 juta orang tinggal di Timor Timur lebih dari 98% dari mereka adalah Katolik. Ini adalah salah satu dari sedikit negara mayoritas Katolik di Asia Tenggara. Paus St. Yohanes Paulus II mengunjungi Timor Timur pada tahun 1989.

Papua Nugini adalah negara dengan hampir sembilan juta orang di bagian timur pulau New Guinea. Sisi lain pulau itu terdiri dari dua provinsi di Indonesia. Papua Nugini adalah negara dengan keanekaragaman budaya yang cukup besar, terdiri dari komunitas tradisional kecil dari berbagai kelompok, beberapa di antaranya tetap tidak dapat dihubungi oleh orang Barat.

Hampir semua warga Papua Nugini beragama Kristen, dan 26 persen penduduknya beragama Katolik. Paus St. Yohanes Paulus II pergi ke Papua Nugini pada tahun 1984.

Paus Francis telah lama menyatakan minatnya untuk mengunjungi Indonesia, dan juga telah menyatakan minatnya untuk mengunjungi Irak pada tahun 2020.

Terjemahan dari Sumber: www.catholicnewsagency.com

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery