pasang iklan

Filep Wamafma Tekankan Pentingnya Transparansi Pengelolaan Bansos

JAKARTA, JAGAPAPUA.COM - Menjelang akhir tahun 2020, Pemerintah telah memutuskan untuk melanjutkan program bantuan sosial (Bansos) Covid19 masyarakat yang terkena dampak akibat Covid19 pada 2021.

Bansos akan diberikan dalam bentuk tunai melalui pos atau bank mulai Januari 2021 hingga April 2021. Presiden mengharapkan agar Bansos ini dapat disalurkan dengan tepat sasaran dan jangan sampai ada potongan-potongan dalam bentuk apapun. Ada 10 juta penerima yang akan menerima Bansos tunai, masing-masing sebesar Rp 300.000 selama empat bulan berturut-turut.

Terkait hal tersebut, anggota DPD RI asal Papua Barat, Dr. Filep Wamafma memberikan tanggapan. Menurutnya, kasus "sunat" dana bansos adalah warning bagi pemerintah agar lebih transparan dalam hal pengelolaan. 

"Penegasan Presiden supaya jangan ada potongan apapun dalam Bansos mengingatkan kita pada korupsi mantan Menteri Sosial terkait Bansos ini. Untuk itu, sebenarnya yang menjadi pokok persoalan ialah transparansi. Kata transparansi ini mungkin terdengar klise, namun merupakan jalan masuk dan kunci untuk mencapai tujuan Bansos secara tepat sasaran." kata senator yang akrab disapa Pace Jas Merah ini.

"Transparansi ini harus dimulai dari perencanaan hingga evaluasi. Pendataan penerima Bansos harus dibuka ke publik. Demikian pula anggaran belanja terkait Bansos pun harus transparan. Bila Bansosnya tidak dalam bentuk tunai, maka untuk pihak terkait, misalnya pihak yang ditunjuk sebagai penyedia sembako, harus diumumkan secara terbuka." tambahnya.

Ia juga menambahkan agar pada tahap pelaksanaan, negara terus bersinergi dengan penegak hukum.

"Negara harus intens bersama penegak hukum. Tujuannya untuk pengawasan horizontal. Dibutuhkan juga peran serta aparat desa secara optimal. Pada tahap evaluasi, Pemerintah wajib mengaudit penyaluran Bansos secara menyeluruh agar dapat ditelusuri ranah pelanggaran hukum yang terjadi. Sekali lagi, sebaik apapun jenis bantuan tersebut, bila tidak ada sisi transparansi, maka penggelapan dana Bansos dalam modus operandi yang paling halus dapat saja dilakukan." tutupnya.

Share This Article

Related Articles

Comments (1)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery