pasang iklan

Jelang Pilkada, 600 Personel Brimob Dikirimkan ke Papua

PAPUA, JAGAPAPUA.COM -  Mabes Polri mengirimkan 600 personel dari korps Brigadir Mobil (Brimob) yang akan bertugas membantu pengamanan Pilkada serentak pada 9 Desember besok di Papua. Ratusan personel Brimob dari Resimen III itu telah tiba di Papua pada minggu (6/12) lalu dan akan dikirimkan ke beberapa kabupaten yang rawan terhadap ancaman konflik sosial.

Pada tahun ini, Pilkada serentak pada tanggal 9 desember akan digelar di 11 kebupaten di Papua. Sedangkan beberapa kabupaten yang mendapatkan bantuan pengamanan personel Brimob tersebut antara lain Kabupaten Nabire, Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel dan kabupaten lain. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Muthofa Kamal.

“100 personel di Kabupaten Nabire, 100 personel di Kabupaten Merauke dan 100 personel di Kabupaten Boven Digoel. Nanti sisanya yakni 300 personel akan disiapkan di Mapolda Papua,“ kata AM Kamal kepada media, dilansir dari Beritasatu (8/12).

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menyampaikan bahwa Papua menjadi salah satu fokus daerah dari kepolisian dikarenakan merupakan daerah yang rawan terjadi konflik. Argo melanjutkan bahwa untuk mengantisipasi adanya konflik, Polri mengedepankan pendekatan preventif yang damai dengan mengajak para tokoh agama  dan tokoh sosial masyarakat Papua untuk berdiskusi dan terlibat aktif dalam menjaga kondusifitas saat Pilkada berlangsung.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kombes Kamal bahwa pelaksanaan Pilkada yang berjalan aman dan damai merupakan tanggung jawab bersama. Sedangkan kepada anggota Polri yang bertugas, Kombes Kamal juga menghimbau kepada seluruh anggota Polri untuk tetap menjaga netralitas saat bertugas dalam misi pengamanan pelaksanaan pilkada.

Anggota Polri tidak dibenarkan untuk terlibat suksesi dengan mendukung kontestan tertentu pada pesta demokrasi tersebut karena akan berdampak negatif pada kondisi keamanan dan ketertiban di masyarakat. Oleh karena itu, ia menyampaikan akan ada sanksi tegas terhadap anggota Polri yang melanggar prinsip netralitas saat menjalankan tugas.

“Meskipun ada ancaman, tetapi kita harus yakin bahwa pelaksanaan Pilkada kali ini akan berjalan baik, aman dan damai yang merupakan tanggungjawab kita bersama. Saya juga mengimbau kepada anggota Polri di wilayah hukum Polda Papua, agar tetap bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada. Saya ingatkan, kita sebagai aparat keamanan berkewajiban untuk menjaga situasi aman dan kondusif. Jika kita tidak netral maka nanti akan berdampak negatif pada situasi Kamtibmas di wilayah masing-masing, “ tegas Kombes Kamal. [UWR]

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery