pasang iklan

Anggota MRP Diborgol Saat Akan Gelar RDP

JAGAPAPUA.COM -  Anggota MRP diborgol oleh pihak kepolisian pada Selasa, 17 November 2020 dengan alasan keamanan dan menghindari adanya gesekan ditengah masyarakat.

MRP dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait buku pedoman RDP MRP khususnya point 3 terkait tujuan RDP MRP. Pada point 3 tertulis tentang tujuan RDP MRP yakni terkait keinginan OAP untuk menentukan nasib sendiri.

Menurut tenaga ahli MRP, Wensislaus Fatubun, keinginan untuk menentukan nasib sendiri perlu dimengerti bukan sekedar referendum tapi perlu dihubungkan juga dengan kasus HAM, khususnya prinsip Free Prior Informed and Consent (FPIC).

Wesislaus menyebut bahwa ia dan beberapa rekan MRP ditangkap di sebuah hotel tempat mereka menginap, bukan di tempat pertemuan.

Sejak awal ia menyebut telah banyak tekanan dan demonstrasi protes terkait agenda RDP tersebut. Karena adanya tekanan dari Kapolres Merauke, akhirnya membuat Tim membatalkan RDP pada tanggal 17 dan 18 November itu yang rencananya akan dilaksanakan di Vertenten Sai (Aula Katedral Merauke).

Kronologi kejadian menurut keterangan Wensislaus Fatubun

Pada 15 November 2020, sekitar pukul 22.00 waktu Papua, Kapolres Merauke bertemu dengan Pastor Hengki Kariwob, MSC (Vikjend Keuskupan Agung Merauke), Pastor John Kandam, Pr (Sekretaris Uskup) dan Pastor Anselmus Amo, MSC (Direktur SKP KAMe) di Keuskupan.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres meminta kepada ketiga pastor untuk tidak memfasilitasi RDP MRP di Vertenten Sai. Pastor Anselmus Amo telpon Bapa Uskup Mgr. Canisius Mandagi, MSC (Uskup Agung Keuskupan Agung Merauke) dan Bapa Uskup menegaskan bahwa kegiatan dapat dilakukan di Vertenten Sai jika itu bukan kegiatan politik.

Uskup mendukung RDP MRP kalau kegiatan tersebut untuk kepentingan orang Papua. Kapolres Merauke tetap menginginkan agar RDP MRP tidak dilakukan.

Sekitar pukul 22.30 waktu Papua, beberapa anggota polisi datang ke hotel Grand Mandala, Pankat dan hotel Valentine. MRP diminta untuk datang ke Polres guna bertemu dengan Kapolres.

Sekitar pukul 23.00 waktu Papua, Koordinator Tim RDP MRP wilayah, Anim Ha dan Wensislaus Fatubun bersama seorang staf MRP dan dua orang anggota MRP lainnya ke Polres Merauke untuk bertemu dengan Kapolres tetapi tidak terjadi pertemuan karena Kapolres sudah pulang. Melalui ajudannya, Kapolres berjanji untuk bertemu pada besok hari, jam 9 pagi.

Pada 16 November pukul 08.46 Wit, koordinator Tim RDP MRP beserta seorang staf MRP berangkat dari hotel tempat penginapan ke kantor Polres Merauke untuk bertemu Kapolres sesuai dengan janji. Pukul 08.57 Wit, mereka diarahkan dengan diantar oleh petugas ke ruangan Kapolres.

Di depan ruangan Kapolres, mereka diterima oleh staf Kapolres. Ia menyampaikan bahwa Kapolres sedang keluar dan nelum tahu kapan kembali ke kantor. Koordinator Tim menyerahkan surat kepada staf tersebut dan memberikan nomor kontak untuk koordinasi.

Sekitar pukul.11.00 Wit, sekelompok orang dari Buti melakukan aksi demo tolak RDP MRP di kantor Bupati. Kapolres dan Bupati menerima mereka di halaman depan kantor Bupati. Aspirasi mereka adalah menolak RDP MRP, dan meminta untuk melanjutkan Otsus dan pemekaran Propinsi Papua Selatan.

Sekitar pukul 17.00 Wit, mereka mengadakan rapat di hotel dan memutuskan membatalkan RDP karena situasi tidak kondusif, dan pihak Polres Merauke terus melakukan pemantauan.

Pada 17 November sekitar pukul 10.00 waktu Papua, Kapolres Merauke bersama anak buahnya datang ke hotel. Beberapa anggota polisi membawa senjata laras panjang.

Mereka mengeleda hotel dan menangkap rekan MRP beserta staf yang ada disana dan membawa mereka ke kantor Polres Merauke. Sekitar pukul 10.55 Wit, mereka tiba di Polres Merauke. Sekitar pukul 16.00, tim yang ditangkap mulai menjalani pemeriksaan.

Mereka juga diminta keterangan tentang buku pedoman RDP MRP, dan lebih khusus point 3 terkait tujuan RDP MRP yang tertuang bahwa RDP MRP bertujuan agar OAP menentukan nasib sendiri. Akhirnya, sekitar pukul 16.45 Wit, mereka dinyatakan bebas.*

Share This Article

Related Articles

Comments (9)

  • JtpSP

    Meds information leaflet. Effects of Drug Abuse. pepcid pills in USA All information about pills. Read information here.

  • Elelela

    generic cialis 20mg The elf female warrior stepped onto the white tiger and walked medicines to rais low blood pressure towards the forest with the two giants

  • kRSsbkk

    levitra sur ordonnance Separate analyses of the components of TTF TTP, survival, and toxicity are preferred end points

  • exqPzqX

    propecia finasteride Leptospirosis In Dogs Why the Vaccine Doesn t Work

  • WilliamTum

    http://onlineapotheke.tech/# online apotheke versandkostenfrei versandapotheke versandkostenfrei

  • WilliamTum

    https://onlineapotheke.tech/# versandapotheke online apotheke preisvergleich

  • shoumuppy

    I hop e my relpy was helpful for you cialis 20mg

  • ремонт бытовой техники в москве

    Профессиональный сервисный центр по ремонту бытовой техники с выездом на дом. Мы предлагаем:сервисные центры в москве Наши мастера оперативно устранят неисправности вашего устройства в сервисе или с выездом на дом!

  • ремонт бытовой техники в москве

    Профессиональный сервисный центр по ремонту бытовой техники с выездом на дом. Мы предлагаем:ремонт крупногабаритной техники в москве Наши мастера оперативно устранят неисправности вашего устройства в сервисе или с выездом на дом!

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery