pasang iklan

Postingan HOAX Provokasi Muncul Pasca MRP-PB Gelar RDP

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Lembaga Majelis Rakyat Papua  (MRP-PB) Provinsi Papua Barat telah berhasil melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tahap pertama dan tahap kedua bersama rakyat Papua. RDP tersebut dilaksanakan atas rujukan Pasal 77 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang otonomi khusus (Otsus).

Terkait dengan RDP MRP-PB tersebut, sebuah akun instagram bernama papua.perfect melayangkan protes. Akun tersebut menuduh bahwa RDP yang digelar oleh MRPB hanya membuang uang, dan hasilnya tidak murni dan tidak sah dari Orang Asli Papua.

“‘RDP MRP Papua Barat hanya membuang uang untuk aspirasi yang tidak murni dari orang Papua’ Om Max Wars?” tulis akun tersebut. Postingan tersebut sekaligus menggunakan foto George Dedaida, Sekertaris LMA Papua Barat.

Terkait postingan yang dimaksud, Jagapapua.com pada Minggu (11/10) menghubungi Sekertaris LMA Georega Dedaida untuk memastikan kebenaran, namun ia membantah telah mengeluarkan kata tersebut. Secara tegas, Dedaida menegaskan postingan itu adalah hoax.

Untuk memastikan siapa dibalik postingan tersebut, Dedaida pun mendatangi ketua MRP PB Maxsi Nelson Ahoren pada Minggu (11/10) siang untuk mengklarifikasi bahwa postingan tersebut tidak benar. Bahkan ia sendiri mengaku kaget atas postingan dimaksud.

“Itu adalah postingan HOAX!” tegas Dedaida seraya menjelaskan bahwa akan segera meminta kepada ahli IT untuk melacak pemilik akun Instagram ‘papua.perfect’ agar memastikan siapa dibalik postingan provokasi tersebut.

Sementara itu, Ketua MRP-PB Maxsi Nelson Ahoren yang ditemui mengatakan, postingan tersebut disengaja dibaut oleh oknum tertentu yang dengan sengaja membenturkan sesama orang asli Papua. Termasuk bagaimana berusaha untuk menggagalkan upaya masyarakat Papua dalam agenda RDP tersebut.

Untuk itu, Ahoren mengaku tidak ingin membuang waktu menanggapi postingan tersebut, sebab menurutnya setelah diklarifikasi oleh George Dedaida ternyata tidak benar, hal itu sudah cukup jelas. Dengan demikian, postingan tersebut hanya setingan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Terkait mengambil langkah hukum untuk postingan Instagram itu, Ahoren maupun Dedaida mengaku akan melacak lebih dahulu siapa pemilik akun Instagram tersebut. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (231)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery