pasang iklan

Ketua DPD RI : Semangat Gotong Royong Jauh Lebih Penting Untuk Saling Meringankan Beban

JAKARTA, JAGAPAPUA.COM-Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menyampaikan bantuan kepada korban bencana banjir di daerah Kecamatan Cengkareng, Jakarta dan Kecamatan Medan Satria, Bekasi. Adapun, bantuan tersebut berupa uang sebesar Rp75 juta di masing-masing tempat dari pribadi LaNyalla, makanan, minuman dan berbagai kebutuhan untuk para pengungsi korban bencana banjir.

“Semangat gotong royong untuk saling meringankan beban jauh lebih penting untuk dikedepankan dalam situasi seperti ini,” kata La Nyalla di Jakarta, Minggu (5/1/2020).

Karena itu, La Nyalla berharap masyarakat tidak perlu saling menyalahkan atau mencari siapa yang salah atas musibah ini namun lebih baik bersatu padu menghadapi dan mengambil pelajaran atas musibah tersebut.

Menurutnya, Presiden Jokowi sudah perintahkan menteri terkait untuk mengambil tindakan cepat, begitu pula Gubernur DKI, Jawa Barat, dan Banten beserta jajarannya. Dirinya menilai lebih cepat apabila lapisan masyarakat juga berbuat konkret membantu saudara-saudara kita.

“Selain wujud nyata pengamalan Pancasila, kegiatan ini juga perintah agama, karena meringankan beban saudaranya adalah bagian dari amal saleh,” ujarnya.

Sementara, di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat, anggota DPD RI Sylviana Murni mengatakan bantuan yang diberikan Ketua DPD merupakan bentuk solidaritas kepada warga yang sedang mengalami musibah bencana banjir.

Menurut dia, bantuan dana di tiap kelurahan ada forum komunikasi sehingga bisa didiskusikan kebutuhan apa saja yang diperlukan para korban bencana banjir.

“Urun rembuk secara transparan agar masyarakat tahu uang dipergunakan untuk apa sebagai bentuk kepercayaan pelayanan masyarakat,” katanya.
Camat Cengkareng, Muhammad Faqih mengatakan hampir semua RT/RW di wilayahnya tergenang air banjir.

“Di sini tidak ada kelurahan yang tidak terkena banjir,” kata Faqih.
Menurut Faqih, ketinggian air yang terdalam di wilayahnya adalah berkisar 2,5 hingga 2,9 meter, sementara genangan yang terendah adalah sekitar 60-80 cm.

Faqih mengatakan, sebagian bantuan yang diperlukan di tempatnya adalah bantuan alat-alat tulis untuk sekolah terutama saat ini sudah mulai memasuki masa masuk sekolah.

“Besok siswa-siswa sudah mulai sekolah namun alat-alat tulis semua sudah hanyut. Dan ini masih dibutuhkan masyarakat mungkin bisa sisihkan sebagian untuk yang membutuhkan,” kata Faqih. (Ds).

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery