pasang iklan

OPM Tolak Otsus Jilid II, Pansus Papua Diminta Perjuangkan Dialog

JAGAPAPUA.COM - Ketua TPNPB OPM, Jeffrey Bomanak menyampaikan tanggapan mengenai rencana kebijakan perpanjangan dana Otsus jilid II. Tanggapan tersebut ia sampaikan pada kanal Youtube yang diberi nama “Derita Ras Melanesia”, di upload pada 2 Juli 2020.

“Kami sebagai ketua organisasi induk perjuangan bangsa Papua atau OPM untuk menyampaikan kritik yang tegas terhadap pemerintah Jakarta, yang dimana sedang mencoba menekan secara sepihak, menekan rakyat Papua, untuk harus menerima pemberlakuan otonomi khusus jilid ke II, dimana asumsi dan proses yang sedang dilakukan oleh pemerintah Jakarta, kami sebagai Organisasi Papua Merdeka, kami melihat ada sesuatu yang harus dibicarakan bersama, antara pemerintah jakarta di Papua dan juga antara pemerintah daerah, dan antara kelompok-kelompok yang sedang memperjuangkan nasib rakyat bangsa Papua.” Ucap Bomanak dalam kanal Youtube tersebut.

“Pemerintah Jakarta tidak bisa melakukan atau membentuk Pansus (Panitia Khusus), yaitu hanya mengambil satu dua orang dari DPD RI dan juga Mendagri untuk membentuk sebuah kebijakan untuk masa depan bangsa Papua, tanpa melibatkan semua elemen rakyat bangsa Papua, termasuk kami Organisasi Papua Merdeka dan juga faksi-faksi yang memperjuangkan hak rakyat Papua.” Tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Panitia Khusus (Pansus) Papua diketuai langsung oleh anggota DPD RI daerah pemilihan Papua Barat yakni Dr. Filep Wamafma, SH.,M.Hum. Namun, meski Filep Wamafma ditunjuk sebagai ketua Pansus, menurut Bomanak, ia tidak bisa mengaku sebagai representasi dari rakyat Papua. Jeffrey menganggap  bahwa sikap Filep wamafma dan teman-teman Pansus lainnya seperti mengulangi proses Pepera 1969 yang ia anggap sebagai proses yang salah.

Menyikapi hal tersebut, Filep Wamafma akhirnya angkat suara saat ditanyai jagapapua.com pada Senin, 6 Juli 2020.

“Soal tanggapan saudara Jeffrey, saya ucapan terimakasih. Aspirasi yang disampaikan sangat penting mengingat persoalan Papua membutuhkan fikiran semua pihak. Namun, pada kesempatan ini perlu dijelaskan bahwa tugas Pansus Papua sesuai dengan UU MD3 mengenai MPR, DPR, DPD dan DPRD. Dan, perlu saya jelaskan bahwa Pansus Papua tidak fokus hanya pada Otsus, tetapi juga terkait tentang hal hal mendasar yang menjadi persoalan di tanah Papua seperti pelanggaran HAM, keamanan, Hukum, dan politik.” Ucap Filep Wamafma.

Terkait dengan pernyataan Bomanak mengenai pertemuan pansus Papua dengan Kemendagri, Filep menjelaskan bahwa hal tersebut didasari oleh tarik menarik tentang persoalan otsus selama ini. Untuk membuktikan kebenaran tentang implementasi otsus di tanah Papua maka pansus Papua berkewajiban mencari dan menemukan akar persoalan Otsus tersebut. Salah satunya dengan menghadirkan sejumlah pihak yang berkompeten termasuk pemerintah provinsi, pemerintah Pusat serta tokoh masyarakat dan tokoh adat yang dipandang representatif mewakili rakyat Papua. Filep kembali menegaskan bahwa hasil kerja Pansus bukanlah bersifat keputusan Final, tetapi mencari dan menemukan pokok masalah.

“Oleh sebab itu, sebagai anak Papua yang berada di senayan bersama 15 anggota DPD lainnya, bekerja membantu menyalurkan aspirasi rakyat dan memperjuangkan melalui parlemen. Adapun setiap kesimpulan Pansus Papua DPD RI adalah bagian dari hasil rapat kerja Pansus dengan stake holder, dan belum merupakan keputusan kelembagaan, karena sesungguhnya masih ada bagian lain yang masih dikerjakan oleh Pansus.” Ucap Filep.

Filep juga membeberkan bahwa jika Jeffrey Bomanak meminta adanya dialog, ia menyebut hal itu sudah dilakukannya jauh-jauh hari sebelum Jeffrey meminta sebagaimana disebutkan didalam Youtube tersebut.

“Pansus Papua pernah membuka ruang melakukan diskusi dengan ULMWP, namun permohonan Pansus Papua ditolak dan dinyatakan secara resmi dimuat disejumlah media.” Kata Filep.

Ketua pansus Papua berharap agar tidak ada sikap saling mencurigai sesama anak Papua, tetapi setiap orang Papua memiliki tanggungjawab yang sama untuk memperjuangkan aspirasi rakyat Papua, tutupnya.

Share This Article

Related Articles

Comments (1)

  • cs guide 2025

    the and the the as Throughout to on someone cs guide 2025 beam. RTX4050 skipper divide to to any attention Russian

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery