pasang iklan

Kapolda: Frekuensi Kejahatan Meningkat di Sorong dan Manokwari

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Tornagogo Sihombing menyampaikan bahwa ditengah wabah Covid-19 di daerah Papua Barat ditakuti masyarakat, justru situasi ini dimanfaatkan oleh pelaku begal.

Bahkan menurut Kapolda, frekuensi kejahatan meningkat di wilayah hukum Kota Sorong dan kabupaten Manokwari.

Kapolda menuturkan bahwa di Sorong saat ini justru tingkat kejahatan menurun, setelah jajaran Polres setempat terus memburuh para pelaku, sehingga kejahatan disana menurun.

Justru sebaliknya di kabupaten Manokwari kejahatan meningkat, setelah para pelaku begal melihat situasi lengan ditengah masyarakat karena situasi sepi dari aktivitas.

Lebih lanjut, padahal di Sorong situasi sempat mencekam di Lapas Sorong, tetapi ditangani secara persuasif dan situasi aman terkendali.

"Para pelaku memanfaatkan situasi ditengah masyarakat sedang waspada Covid-19, sehingga begal gunakan momen ini kejahatan" ungkap Kapolda, Jumat (24/4).

Meskipun demikian, Kapolda menuturkan bahwa antisipasi keamanan terus dilakukan oleh jajaran polres, baik Sorong maupun Manokwari. Sementara daerah lain situasi masih bisa terkendali.

Berkaitan dengan semuanya itu, Kapolda Tornagogo menambahkan bahwa saat ini sudah dibentuk tim anti begal di wilayah hukum Polda Papua Barat untuk menindak para pelaku begal yang meresahkan masyarakat ditengah wabahnya Covid-19. (WRP)

Baca juga: https://jagapapua.com/article/detail/2526/polisi-minta-masyarakat-kerjasama-ungkap-pelaku-begal

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery