pasang iklan

Laporan Perkembangan Covid-19 ke Presiden Gunakan Teleconference

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Wagub Mohamad Lakotani, Sekda dan jajaran Forkopimda Provinsi Papua Barat semestinya sudah dijadwalkan untuk melakukan Teleconference langsung bersama Presiden Joko Widodo, namun karena waktu terbatas sehingga teleconference tidak berlangsung.

Pasalnya menurut Gubernur bahwa teleconference tersebut melibatkan bersama 34 Provinsi serentak di indonesia. Akan tetapi ternyata ditunda karena secara acak, sehingga hanya terdapat 9 gubernur yang bisa melakukan teleconference langsung dengan Presiden untuk melaporkan perkembangan penanganan virus Corona di Indonesia.

Adapun beberapa gubernur yang dapat melaporkan perkembangan terkini, yakni Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatra Utara, Sulawesi Utara, Papua dan Kalimantan Timur.

"Jadi ada sembilang gubernur yang laporkan situasi terkini tentang penanganan dan perkembangan virus Corona ( Covid-19) di masing-masing provinsi, namun karena waktu terbatas sehingga Papua Barat tidak bisa mendapat kesempatan teleconference" jawab Gubernur kepada wartawan, Selasa (24/3) malam.

Lebih lanjut, kata Gubernur, akhir dari laporkan itu Menteri Perekonomian dan beberapa menteri juga menyampaikan beberapa hal penting kepada seluruh jajaran gubernur.

Akan tetapi di kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan arahan kepada Papua Barat, namun tak berlangsung lama karena alat teleconference terganggu sehingga tidak berlanjut.

"Kita sudah stand by tetapi karena alat terganggu sehingga kami tidak bisa mengikuti perkembangan dari teleconference tersebut, maka nanti kita akan mengikuti saja, termasuk kita membuat laporan resmi kepada pemerintah Pusat" tambah Gubernur. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (144)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery