pasang iklan

Obet Maknai Slogan ‘Wondama Rumah Kita’ Landasan Perjuangan KAPP

WONDAMA, JAGAPAPUA.COM - Obet Yoweni menjabarkan makna dasar slogan ‘Wondama adalah rumah kita sendiri’ secara mendalam. Menurutnya, Wondama bukan sekadar wilayah geografis, melainkan tanah leluhur, identitas, dan hak milik sah seluruh orang asli Papua yang tinggal dan menetap di sana.

“Sebagai ‘rumah sendiri’, maka kita berhak menentukan arah pembangunan, kita juga wajib menjaga, mengelola dan memajukannya, yang pasti kita tidak boleh jadi penonton di tanah sendiri,” kata Obet Yoweni, Kamis (11/6/2026).

Ia menambahkan, ‘Menjadi Tuan di Rumah Sendiri’ memilki makna khusus bagi pengusaha dan kontraktor Papua di KAPP, yakni ini pengusaha asli Papua berhak mendapat porsi yang layak dalam setiap proyek, pengadaan barang, dan pembangunan di Wondama.

“Jadi kami tidak lagi hanya jadi penonton atau diabaikan, melainkan menjadi pelaku utama pembangunan sesuai semangat Otonomi Khusus. Lalu apa Tanggung Jawab ‘Memajukan Rumah’? Karena ini rumah kita sendiri, maka menurut setiap usaha dan pekerjaan yang dilakukan harus bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, menjaga kelestarian budaya dan adat istiadat, menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar dan membangun Wondama menjadi wilayah yang maju dan bermartabat,” katanya.

Selain itu, Obet mengatakan kepada anggota KAPP perlu menjaga persatuan dan solidaritas sebagaimana slogan ini mengandung pesan, semua bersaudara dan tidak saling menjatuhkan. Menurutnya, sesame anggota seperti anggota keluarga yang saling mendukung, berbagi informasi, dan bekerja sama agar tidak saling bersaing secara tidak sehat yang justru merugikan sesama anak daerah.

“Saya juga bisa menggaris-bawahi bahwa KAPP hadir bukan hanya untuk anak -anak Wondama saja melainkan untuk semua anak-anak pengusaha Papua, entah suku Wamesa, Kuri, Kaimana, Serui, Biak, Suw, Moskona, Weryagar, Merauke, Wamena yang dia berdomisili di Wondama karena sejatinya KAPP hadir untuk semua pengusaha asli Papua,” sebutnya.

“Sebagai ‘Rumah Sendiri’ juga berarti kita berusaha agar tidak selamanya bergantung pada bantuan pihak luar. Melalui pembinaan bersama di KAPP, pengusaha Papua dilatih menjadi profesional, memiliki kemampuan manajemen, dan mampu bersaing secara sehat dengan tetap berpegang pada nilai adat dan budaya,” sambung Obet.

Lebih lanjut, sebagai pemilik rumah, dia mengajak seluruh anggota KAPP bertugas menjaga agar Wondama tetap damai, tertib dan aman sehingga pembangunan berjalan lancar tanpa gangguan, dan manfaatnya bisa dinikmati bersama selamanya.

“Nilai Inti yang melandasi slogan ini didasari oleh hak adat yang diakui hukum, semangat persatuan organisasi KAPP. Dan tujuan menjadikan orang asli Papua berdaya secara ekonomi, dengan harapan harapan agar pembangunan Wondama dinikmati oleh warganya sendiri,” tutupnya. (MW)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery