pasang iklan

Antrean Mengular, Nelayan di Bintuni Harap Ada Penambahan SPBU

BINTUNI, JAGAPAPUA.COM - Sejumlah nelayan di Kabupaten Teluk Bintuni mengeluh akibat antrean yang mengular di salah satu SPBU. Salah seorang nelayan Agus Nurmanam juga mengeluhkan pelayanan pihak SPBU yang mengizinkan nelayan yang tidak memiliki kartu nelayan turut mengantre BBM bersubsidi.

“Kami kecewa lantaran pihak pengelola SPBU Nelayan mengizinkan mereka yang tidak miliki kartu nelayan ikut mengambil bagian dengan minyak subsidi pertalite,” kata Agus, Rabu (19/4/2023).

“Pihak pengelola biasanya kalau lihat kita antre banyak bengini mereka akan keluarkan atau menjual minyak non subsidi yang harganya lebih tinggi dari minyak subsidi yang hanya Rp 10.000 perliter,” sambungnya.

Agus mengatakan, semua nelayan menginginkan minyak subsidi karena harganya yang murah sehingga mengakibatkan antrean sangat panjang. Kondisi ini menurutnya sangat merugikan masyarakat nelayan yang juga berpacu dengan waktu mengejar pasang surut air laut.

“Antrean ini juga karena kami nelayan semua mengejar minyak subsidi dan juga kami mengejar pasang surutnya air laut karena kami harus melaut,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Agus berharap pemerintah dapat menambah satu SPBU yang dikelola oleh daerah seperti Perusda atau pihak lain yang dipercaya dapat mengelola dengan baik. Dengan begitu, nelayan tidak perlu mengantre dan mengganggu waktu melaut.

“Agar kami tidak mengantre kaya begini. SPBU inikan milik swasta. Saya tidak habis pikir jika semua nelayan mengambil minyak disini. Jika hal seperti ini dikelola oleh daerah berarti uang itu pasti kembali untuk pendapatan daerah kita juga kan,” pungkasnya. (MW)

Share This Article

Related Articles

Comments (1499)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery