pasang iklan

Usai 2 Kali Serangan Mematikan, KKB Dekati Lagi Pos TNI di Kenyam

NDUGA, JAGAPAPUA.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menargetkan Pos TNI di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Rabu (27/4/2022). Seperti diketahui KKB berkali-kali menyerang pos TNI di distrik ini. Dalam beberapa waktu terakhir, dua kali serangan KKB masing-masing telah mengakibatkan sejumlah anggota TNI gugur.

Pertama, KKB menyerang anggota Satgas Mupe Yonif 3 yang berjaga di Pos Quary Bawah di Distrik Kenyam pada Sabtu (26/3/2022) lalu menggunakan sniper dan granat. Akibat serangan itu, 2 anggota TNI AL gugur yakni atas nama Letda Mar Iqbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here. Selain itu, 2 prajurit mengalami luka berat yakni Serda Mar Rendi Febriansyah dan Serda Mar Ebit Erisman.

Sedangkan, 6 prajurit lainnya mengalami luka ringan yakni Serda Mar Bayu Pratama, Pratu Mar Rahmad Sulman, Prada Mar Dicky Sugara, Pratu Mar Adik Saputra A, Prada Mar La Harmin, dan Prada Mar Alif Dwi Putra.

Kedua, KKB menyerang Pos Satgas Kodim Mupe Yonif 3 Mar, di Kalikote, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Jumat (22/4/2022) sore. KKB menyerang dengan sejumlah tembakan hingga terjadi kontak senjata dengan prajurit TNI.

Akibatnya, dua anggota marinir menjadi korban. Seorang anggota marinir atas nama Pratu Mar Dwi Miftahul Ahyar gugur akibat tertembak di bagian kepala. Sedangkan satu anggota lainnya yakni Mayor Mar Lilik Cahyanto terkena rekoset.

Kali ini, Pos Quari Atas Yonif R 431/SSP di Distrik Kenyam menjadi target KKB. Hari ini, Rabu (27/4/2022) prajurit TNI dari TK Quari Atas Yonif R 431/SSP tersebut dari arah pos melihat satu orang yang tidak dikenal (OTK) berupaya memasuki Pos Quari Atas Yonif R 431/SSP dengan cara merayap.

Kemudian Prajurit TNI berupaya menangkap OTK tersebut. Akan tetapi bukan hanya satu orang saja dari OTK itu, namun terlihat satu OTK lainnya membawa satu pucuk senjata mendekat ke arah pos TNI.

"Karena membahayakan, prajurit TNI di Pos mengeluarkan tembakan sebanyak empat kali ketika melihat satu OTK membawa senjata tersebut,” ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Kav Herman Taryaman, Rabu (27/4/2022).

Menurutnya, OTK sempat melepaskan tembakan ke arah pos TNI yang kemudian dibalas anggota TNI sebanyak 4 kali tembakan tersebut.

“Namun OTK tersebut bukan menyerahkan diri, tetapi membalas tambakan dan langsung lari ke arah sungai,” sambungnya.

Lebih lanjut, Kapendam mengatakan Prajurit TNI akhirnya berhasil menangkap satu orang OTK tersebut yang diduga merupakan gerombolan KST dan diserahkan ke Pos Damai Cartenz Polres Nduga. Ia menyebut tidak ada korban jiwa dari TNI dan warga sipil. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery