pasang iklan

Bupati Cup Nabire, PS SIMAPITOWA Vs KAMASAN FC Berujung Konflik

NABIRE, JAGAPAPUA.COM - Pertandingan Bupati Cup Nabire tahun 2022 yang mempertandingkan PS SIMAPITOWA kontra KAMASAN FC berujung konflik. Pertandingan ini berlangsung di lapangan Sapta Marga Kodim pada Rabu (16/3/2022) sore.

Pada babak pertama PS SIMAPITOWA berhasil mencetak satu gol melalui pemain seniornya. Serangan demi serangan terus dilakukan oleh kedua kesebelasan. Namun pada menit ke-30 terjadi kesalahpahaman oleh suporter PS SIMAPITOWA sehingga akhirnya pertandingan tak bisa dilanjutkan hingga ditunda beberapa hari ke depan.

Pihak kepolisian yang ditugaskan untuk mengamankan jalannya pertandingan tersebut berhasil meredam konflik. Namun wasit memutuskan pertandingan tersebut tak dilanjutkan. Ketua Panitia Bupati Cup tahun 2022 Benny Erari menyatakan sangat kesal atas tindakan suporter terhadap  pengejaran wasit lapangan pertandingan.

"Sebenarnya bola dibuang oleh penjaga gawang PS SIMAPITOWA, tetapi berusaha ditendang lagi oleh temannya sehingga wasit melepaskan peluitnya bertanda bola ditendang langsung ke tengah. Tetapi suporter mengira tendangan bebas sehingga mengejar wasit di lapangan. Itu salahnya," katanya.

Menurutnya, para penonton sebaiknya cukup mengamati jalannya pertandingan atau menunggu keputusan wasit kemudian melepaskan amarah jika wasit salah.

"Tetapi suporter langsung masuk lapangan kejar wasit, ini salah. Tunggu keputusan wasit terlebih dulu. Tadi itu wasit tidak salah. Wasit hanya melepaskan peluit untuk bola bek, bukan tendangan bebas oleh KAMASAN FC," ujarnya.

Terkait keberlanjutan pertandingan, pihak panitia akan mengadakan pertemuan dengan kedua klub bersama bupati Nabire Mesak Magai sebagai pengelenggara. Kemudian pertandingan bisa dilanjutkan beberapa hari kedepan.

"Kami akan mengundang kedua klub untuk membahas bagaimana solusi untuk pertandingan selanjutnya, kemudian akan memutuskan," katanya.

Selain itu, protes keras datang dari manajer SP SIMAPITOWA terkait regulasi pemain. Seharusnya sesuai kesepakatan sebelumnya, pemain junior usia 23 tahun ke bawah dan senior minimal lima orang dengan umur maksimal 24 tahun bisa bermain.

"Tetapi kami lihat pemain senior KAMASAN FC lebih dari lima orang senior dan juga umur pemain-pemain tersebut lebih dari 24 bahkan 25 lewat jadi kami sangat kecewa," ujar Manajer PS SIMAPITOWA Felix Petege sebelum pertandingan dimulai, Rabu (15/3/2022).

Felix mengatakan, mulai besok pihaknya bersama pihak panitia penyelenggara akan mengadakan pengecekan KTP dan ijazah asli oleh masing-masing pemain. Ia mengklaim, pemain PS SIMAPITOWA rata-rata berusia 22 tahun ke bawah. Sedangkan pemain KAMASAN yang diturunkan hari ini semua pemain senior.

"Besok kita cek bersama KPT dan ijazah aslinya semua  pemain. Karena, kami lihat pemain yang diturunkan sore ini rata-rata 25 tahun ke atas dan senior semua. Jangan melanggar kesepakatan kita, harus dan harus sportif," katanya. (Christian)

Share This Article

Related Articles

Comments (211)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery