pasang iklan

Pemda Nabire Diminta Anggarkan Dana Kebersihan

NABIRE, JAGAPAPUA.COM - Kabupaten Nabire merupakan kota sentral dari enam kabupaten di wilayah adat Meepago yakni Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, dan Timika. Akan tetapi wajah pembangunan dan kebersihan kota masih menjadi persoalan yang dikeluhkan oleh berbagai kalangan masyarakat.

Kabupaten Nabire dulunya dikenal dengan sebutan kota jeruk, namun kini santer terdengar dengan sebutan kota sampah. Pasalnya, nampak di sejumlah jalan raya hingga bibir jalan telah dipenuhi dengan sampah.

"Kami juga sering bingung dengan pemerintah. Apa mereka sudah lihat tetapi malas tahu atau benar-benar tidak lihat sehingga kota Nabire ini penuh dengan sampah,” ujar Clara Anow kepada jagapapua.com, Senin (15/3/2022).

Clara mengatakan, barang kali pemerintah Kabupaten Nabire tengah defisit anggaran sehingga dinas kebersihan tidak melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.

"Anggaran pembangunan yang dikelola pemerintah daerah ini tidak jelas. Sepertinya dinas kebersihan tidak dapat sebagian anggarannya sehingga kota Nabire jadi kota sampah," katanya.

Untuk itu, dirinya mewakili masyarakat Nabire meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire bersama eksekutif menganggarkan untuk dinas kebersihan. Menurutnya, kebersihan kota sangat penting meskipun pembangunan terlihat mati.

"Pembangunan kota Nabire saja tidak jelas, tambah dipenuhi dengan sampah, ini memalukan. Setidaknya pemerintah menyediakan tempat sampah agar masyarakat buang sampah pada tempatnya sehingga kota Nabire jadi kota bersih,” jelasnya.

Clara menambahkan bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari iman sehingga perlu diperhatikan. Selain itu, masyarakat juga perlu meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

"Sadar diri masing-masing itu sangat penting. Artinya kepedulian terhadap kebersihan perlu ditingkatkan. Atau setiap rumah sediakan tempat sampah agar ketika ada sampah langsung buang untuk menghindari bau dan kotoran," katanya.

Ia juga berharap kepada bupati Mesak Magai untuk memperhatikan kebersihan kota terutama sebagai kota sentral menjadi kota terindah di wilayah Meepago. Terlebih, wacana ibu kota provinsi Papua Tengah telah direncanakan di Nabire. (Christian)

Share This Article

Related Articles

Comments (2)

  • DESI MARIA BOBII

    De'si bo'wa

  • DESI MARIA BOBII

    De'si bo'wa

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery