pasang iklan

Mama Papua Buka Pondok Sayur Segar saat Pandemi Covid-19

BINTUNI, JAGAPAPUA.COM - Mama Papua di Bintuni bergerak produktif dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan membangun dan mengembangkan usaha mikro kecil yakni pondok sayuran segar.

Usaha Pondok sayuran segar yang dikelola oleh mama-mama Papua ini banyak tersebar di pinggiran jalan utama. Namun mama Papua yang satu ini memilih membuka pondok sayuran di Kompleks Tahiti sekitar 20 meter dari jalan utama. Ia berusaha mendekatkan layanan sayuran segar untuk keluarga di sekitar Kompleks dimana dirinya tinggal.

Para pembeli di sekitar Kompleks Tahiti mayoritas merupakan pegawai negeri dan juga pengusaha kecil seperti pemilik kios dan nelayan. Kehadiran pondok sayuran segar ini merupakan sebuah bukti inovasi Ibu Miryam di tengah pandemi Covid 19 sekaligus bukti kecintaan dalam memanfaatkan pekarangan rumahnya dan melihat peluang yang besar.

"Tantangan ini menjadi tantangan yang setiap orang harus hadapi dan harus berinovasi lebih untuk tetap bertahan di situasi sekarang, inilah yang cocok saya lakukan,” ujar Miryam.

Berlokasi di tengah kota Bintuni, banyak pegawai yang berbelanja di Pondok sayuran segar. Konsep ini menjadi yang pertama digunakan Miryam saat melihat masih banyak pelaku usaha lain yang menumpuk sayuran di pasar utama juga di pinggiran jalan utama dan pusat-pusat pelayanan publik lainnya.

“Masyarakat kota adalah masyarakat yang berada di sekitar kompleks kami tinggal dan juga kompleks-kompleks lain yang berpergian ke pusat pelayanan publik untuk berbelanja atau shopping. Ada baiknya saya meningkatkan ketergantungan mereka kepada apa yang mereka perlukan seperti sayuran segar,” ujarnya.

“Kami keluarga memulai usaha ini sebenarnya karena kami melihat potensi pengembangan lahan dan permintaan pasar terkenal berpondok sayuran segar di tengah kota tapi ini sebenarnya yang ingin saya promote bahwa lahan sempit itu tidak bisa kita jadikan alasan untuk tidak memproduksi sumber makanan sendiri atau usaha sendiri seperti Pondok sayuran segar ini. Kalau masalah pendapatan semua kembali kepada yang ‘lampunya berkedip’ jika hari ini ada 1000/2000 saya bersyukur pada Tuhan yang adalah sumber berkat,” tambahnya. (MW)

Share This Article

Related Articles

Comments (139)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery