KM. Mitra Cahaya Angkut Bapok Surabaya dan Semen Maruni Bersandar Bintuni. [Foto: MW]
BINTUNI, JAGAPAPUA.COM - KM. Mitra Cahaya bermuatan 1.343.285 ton sembilan bahan pokok dari Surabaya dan 2.300 ton Semen Maruni bersandar di Pelabuhan Bintuni, Sabtu (22/1/2022). Masuknya bahan pokok dari Surabaya ke Kabupaten Teluk Bintuni merupakan aktivitas perdagangan antar pulau oleh pelaku usaha perdagangan dalam rangka pendistribusian logistik.
Kesembilan bahan pokok itu adalah beras, gula, pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan putih, ikan, garam beryodium.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 29/M-DAG/PER/5/2017 dengan Menimbang bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 23 ayat (3) Undang-Undang Nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan perlu menetapkan Peraturan Menteri Perdagangan tentang Perdagangan Antarpulau dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.
Sementara itu, menurut Lia dari PT MKL Putra Bintuni, sembilan bahan pokok yang tiba di pelabuhan Bintuni dengan KM Mitra Cahaya ini dibongkar langsung oleh buruh bagasi di pelabuhan Bintuni. Aktivitas bongkar barang ini juga menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat lokal di Bintuni.
Tim jagapapua.com juga menemui Andreas, seorang petugas dari sebuah jasa ekspedisi Papua Maritim Shipping. Ia mengatakan bahwa aktivitas bongkar muat di pelabuhan Bintuni sudah berjalan tiga hari ini.
“Yang saat ini saya catat adalah semen milik Bapak Haji Hasyim Toko Jaya Makmur dimuat dengan kapal motor KM Cahya peta tungkai 05, dengan memuat bahan bangunan jenis semen Chants dimuat dari Maruni kabupaten Manokwari ke Bintuni cukup tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, aktivitas ini menunjukan ada aktivitas pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni dengan kebutuhan semen yang cukup tinggi. Menurutnya bongkar muat ini bisa memakan waktu satu bulan tergantung cuaca di Bintuni.
“Kalau cuacanya cerah, bisa satu minggu tetapi jika cuacanya buruk, bisa satu bulan lebih. Sementara jasa bongkar muat ditangani langsung oleh para buruh bagasi asli tujuh suku di Bintuni dengan sistem borongan,” jelasnya.
Hal yang sama diungkapkan oleh seorang buruh bagasi yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, apabila cuaca cerah artinya tidak hujan, pekerjaan bongkar muatan ini dapat dilakukan satu atau dua minggu dan paling lama 1 bulan.
“Kalau kapal masuk seperti sekarang ini berarti ada berkat untuk kami para buruh. Ya hitung-hitung ada sedikit untuk keluarga. Saya mewakili kawan-kawan saya, kami ini memang buruh bagasi di Kabupaten Teluk Bintuni. Kami memang ada beberapa kelompok dan sebenarnya pekerjaan buruh ini cukup melelahkan namun jika kami tidak bekerja kan ya mau dapat uang dari mana, saat ini kami ditawarkan borong,” ujarnya. (MW)
To understand actual dispatch, ape these tips:
Look in behalf of credible sources: http://nature-et-avenir.org/files/pages/?what-is-a-video-news-release.html. It's high-ranking to guard that the newscast source you are reading is respected and unbiase
Sustained pharmacologic efficacy and tolerability are key factors in long-term use of cheap viagra quick delivery. Your safety matters - and it begins with a doctor's approval.
Share This Article