pasang iklan

Sebut Proyek Kapitalis Global, TPKY: Rakyat Yalimo Tolak Divaksin

YALIMO, JAGAPAPUA.COM - Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Yalimo (TPKY) menyampaikan pernyataan bahwa rakyat Yalimo di 5 distrik menolak vaksinasi Covid-19. Koordinator TPKY Lasarus Kepno menyebut pada Selasa (14/12/2021) pihaknya telah mengirimkan surat izin penyelenggaraan aksi damai kepada Polsek Elelim namun tidak diterima.

Tujuan aksi kami ke RSUD Kab. Yalimo, dengan berdasarkan bukti kejadian pencemaran nama baik yang dilakukan oleh tim Covid-19 pada 9 bulan yang lalu.

Dalam pernyataan tertulis yang diteruskan oleh Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sambom, pencemaran nama baik yang dimaksud adalah terkait dengan pembayaran uang 1 miliar ditambah 2 ekor ternak babi oleh pihak kesehatan yang bekerja sama dengan pihak kepolisian yang tergabung dalam Tim Covid 19 di kabupaten Yalimo.

“(Itu, red) Adalah bukti proyek raksasa yang dikerjakan oleh elit-elit negara yang menghancurkan Tubuh, Jiwa dan Roh rakyat Yalimo,” ujarnya.

Lasarus mengatakan, “Kemudian Tim kembali membangun pemahaman agar rakyat Yalimo dari 5 Distrik tidak mengizinkan untuk divaksinasi oleh pihak kepolisian maupun kesehatan dalam bentuk dan cara apapun,” katanya.

Adapun isi pernyataan yang disampaikan sebagai berikut:

1. Rakyat Yalimo di 5 Distrik, secara resmi menolak pemberian Vaksinasi oleh pihak kepolisian melalui dinas kesehatan di kabupaten Yalimo.

2. Rakyat Yalimo sadar bahwa vaksin Covid 19 ini adalah proyek kapitalis global yang menghancurkan hak asasi manusia dan iman percaya kepada Tuhan.

3. Kota Yalimo adalah kota Injil, maka pihak kepolisian yang bekerja sama dengan pihak kesehatan dengan memaksakan kehendak dan tawaran pemberian sembako serta uang tunai bagi yang sudah divaksin, adalah tindakan unsur paksaan. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery