pasang iklan

BMKG Rilis Potensi Banjir Rob di Pesisir Pantai Utara Papua Barat

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis potensi gelombang tinggi dan banjir Rob di Wilayah Papua Barat. Kepala BMKG Manokwari Daniel Tandi mengatakan sejumlah daerah terutama di bagian pesisir pantai utara berpotensi terjadi gelombang tinggi dan banjir Rob mulai dari Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Raja Ampat, dan Sorong bagian Utara.

Daniel menyampaikan, pada tanggal 18 hingga 22 Desember mendatang diprediksi akan terjadi gelombang tinggi sekitar 2-4 meter untuk perairan yang jauh dari pesisir pantai. Ia mengimbau warga yang berada di pesisir pantau utara untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas di laut lepas dan di dekat pantai.

"Gelombang tidak tinggal, tapi ombaknya cukup besar dan sasarannya pada pesisir pantai utara. Jika pesisir pantai rendah, maka otomatis banjir masuknya semakin jauh ke pemukiman," katanya, dilansir dari TribunPapuaBarat.com, Selasa (14/12/2021).

Taluk Wedoni Mansel Jebol Diterjang Ombak

Sebelumnya, Jalan Trans Papua Barat antara kabupaten Manokwari dan Manokwari Selatan bertempat di jalan Kampung Wedoni, Distrik Oransbari, kabupaten Manokwari Selatan nyaris terputus lantaran talukan yang merupakan pembatas atau pemecah ombak diterjang ombak laut.

Kondisi ini membuat masyarakat pengguna kendaraan diimbau untuk ekstra berhati-hati. Nampak dalam video warga yang tersebar di media sosial, kendaraan dari Manokwari Selatan dan Manokwari terpaksa juga terpaksa antre berjam-jam, dikarenakan kondisi medan sangat berbahaya untuk dilalui.

Masyarakat setempat dan para pengguna jalan berharap ada solusi dari pemerintah provinsi Papua Barat dan kabupaten Manokwari Selatan untuk melihat kondisi jalan yang kini sudah dilewati air laut. Hal ini mengingat air laut naik disertai dengan gelombang tinggi sehingga menyebabkan talukan sepanjang kampung Wedoni rusak diterjang ombak.

Gelombang Tinggi Sapu Pemukiman Warga di Pesisir Rufei

Sementara itu, gelombang tinggi menyapu rumah warga Kota Sorong di kompleks Rufei pantai, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat. Di Kota Sorong beberapa rumah yang berada di kompleks Rufei Pantai sejak Sabtu (4/12) lalu hingga Selasa (7/12) gelombang laut dengan intensitas air laut tinggi melewati talukan sepanjang rumah warga sekitar. Rumah warga kini rusak parah hingga rumah-rumah yang terbuat dari kayu hancur dan terbawa ombak hingga ke daratan.

Gelombang tinggi air laut yang melewati batas pesisir Papua Barat menyebabkan warga Kota Sorong, khususnya masyarakat yang bermukim di pesisir kompleks Rufei Sorong diamuk ganasnya ombak dan air yang naik hingga menghantam rumah warga setempat.

Menurut salah seorang warga setempat yang berhasil ditemui jagapapua.com, mengatakan, air belum pernah naik hingga melewati rumah mereka yang berada di bibir pantai Rufei ini. Tak hanya itu, batas ketinggian air juga belum pernah melewati rumah mereka hingga sampai ke daratan pesisir. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery