pasang iklan

Filep Wamafma Ajak Suku Biak Tetap Bersatu dan Saling Mengasihi

RAJA AMPAT, JAGAPAPUA.COM - Senator Filep Wamafma menghadiri perayaan Natal Biak se-Sorong Raya yang berlangsung di Gedung Pari, Raja Ampat, Sabtu (4/12). Dalam sambutannya, Filep menyampaikan, Papua ibarat nelon mancing yang talingkar.

Ia menjelaskan bahwa nelon yang talingkar hanya dipahami oleh seorang nelayan yang profesional untuk tekun merangkai kembali nelon yang talingkar tersebut agar dapat dipergunakan lagi.

Menurut Filep, ilustrasi nelon ini sesuai dengan spirit bersama untuk membangun tanah Papua. Ia mengatakan, dalam membangun Papua tidak perlu saling menjatuhkan satu sama lain, terlebih sesama orang asli Papua. Artinya setiap upaya penyelesaian yang disampaikan oleh sesama orang Papua sudah barang tentu murni untuk kemajuan Papua.

“Jadi Papua ini dapat diilustrasikan seperti nelon mancing yang talingkar, sebab hanya dirangkai oleh seorang nelayan, namun kalau kita yang bukan nelayan akan jenuh untuk merangkai kembali nelon talingkar tersebut dan pada akhirnya kita memutuskan nelon itu dan dibuang,” kata Filep.

Ia mengajak suku Biak untuk tidak perlu menjadi orang yang suka menghakimi sesama orang Biak. Sebaliknya, menjadikan momentum perayaan Natal suku Biak untuk tetap bersatu dan menatap masa depan yang lebih baik di daerah ini.

Menurutnya, Papua ini masih membutuhkan suku Biak untuk lebih maju dalam segala bidang. Artinya, talenta-talenta yang diberikan Tuhan kepada suku Biak sangat luar biasa, maka talenta yang sudah diberikan harus diberdayakan dengan baik untuk membangun Papua dan memperkuat suku Biak ke depannya.

“suku Biak sudah kuat tetapi masih menggunakan istilah ko itu siapa, apa yang ko buat, namun hal itu muncul awal mula dalam suku ini. Sebab ada istilah bahwa saya boleh (ayah kada). Oleh karenanya, maka melalui momentum Natal ini, maka kita gunakan cerminan kasih Tuhan dalam kehidupan kita sekalian untuk membangun suku ini lebih baik lagi,” pesan Filep Wamafma seraya menambahkan bahwa saling mengasihi dalam Tuhan jauh lebih penting. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery