pasang iklan

Bantah Hoaks, Pertamina Jamin Pasokan BBM di Papua Barat Normal

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - PT Pertamina menepis beredarnya kabar di masyarakat Papua Barat terkait adanya kenaikan harga BBM dan akan dicabutnya BBM jenis Pertalite hingga kabar bahwa BBM Pertalite telah kosong di seluruh depot Pertamina. Edi Mangun selaku Area Manager Communication Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial dan Trading Regional Papua Maluku menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.

“Terkait dengan isu bahwa akan diadakan kenaikan harga BBM Pertalite, akan dicabut BBM Pertalite dan stok BBM Pertalite di setiap Pertamina sudah kosong itu semua berita tidak benar (hoaks). Karena Pertamina belum punya agenda semacam isu yang sekarang beredar,” ujarnya, Sabtu (13/11/2021).

Edi mengatakan saat ini pihaknya masih menormalisasi droping dari rotasi kapal yang terganggu. Manurutnya, kapal sudah mulai bergerak ke arah timur dan meskipun beberapa hari lalu pasokan BBM Manokwari sempat terganggu, tetapi hari ini, Senin (15/11) akan mulai normal kembali dan begitu juga di wilayah Indonesia Timur lainnya.

“Sampai sekarang koordinasi aparat kepolisian dengan Pertamina berjalan baik. Seperti di Sorong, kami meminta aparat untuk menertibkan pedagang eceran yang akan muncul penjualan BBM hingga mencapai harga Rp 50.000,- Kuncinya harus aparat keamanan menjaga di SPBU agar penjual eceran tidak membeli BBM di SPBU, agar antrean pengendara motor bisa mengisi BBM tanpa harus antre panjang,” jelasnya.

Edi Mangun kembali menegaskan bahwa stok BBM Pertamina tetap ada dan membantah 3 isu di atas termasuk isu yang dimainkan di Kota Sorong. Menurutnya, pihak Pertamina terus berkoordinasi dengan aparat keamanan agar isu tidak berlanjut dan dimanfaatkan oknum tertentu. Aparat Kepolisian juga telah mengamankan sejumlah pengecer BBM untuk diberikan pembinaan.

“Untuk isu ini kami sudah berkoordinasi dengan petugas keamanan. Seperti di Sorong kejadiannya akan ditangkap dan proses hokum. Kami serahkan semua kepada pihak kepolisian. Dan banyak pengecer yang diamankan untuk dikasih pembinaan dan setelah kepolisian mengambil tindakan tegas terhadap pedagang eceran BBM, sampai sekarang antrean pengendara motor dan mobil yang begitu panjang di SPBU bisa kembali normal,” ujarnya. (Rolly)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery