pasang iklan

TPNPB Klaim Lakukan Perlawanan Atas Operasi TNI di Maybrat

MAYBRAT, JAGAPAPUA.COM - TPNPB menyebut hingga saat ini pihaknya masih bertahan dan melakukan perlawanan terhadap operasi militer TNI/Polri di Maybrat, Papua Barat. Dalam rilisnya Rabu (3/11), kelompok ini mengklaim bahwa pasukan TNI/Polri terus melakukan pengejaran terhadap pasukan TPNPB di ibu kota Ayamaru sejak 28 Oktober hingga 31 Oktober 2021.

Dalam laporannya, TPNPB Sorong Selatan, Arnold Kocu, mengatakan pasukan TNI/Polri berada di sejumlah rumah. Pasukan TNI/Polri juga berada di Kampung Kumur, Kampung Susumuk Distrik Aifat, Maybrat.

“Pendoropan pasukan untuk operasi dan pengejaran pasukan TPNPB sudah lakukan full di ibu kota Ayamaru dari tanggal 28-30 bulan oktober 2021. Sebanyak lima puluh (50) rumah diisi oleh aparat TNI ditambah dengan delapan (8) mobil masuk di kampong Kumur, hari ini penambahan pendropan di kampung Susumuk distrik Aifat kab Maybrat dari dua arah pendoropan sudah lama hanya di mulai hari ini,” katanya.

Jubir Sebby Sambom menyebut telah diadakan pertemuan antara Bupati Maybrat, seluruh kepala distrik hingga desa bersama TNI/Polri yang menghasilkan beberapa keputusan di wilayah Maybrat.

“Setelah rapat tertutup antara Bupati maybrat, TNI, Polri dan semua kepala distrik, dan desa-desa  hasil pertemuan tertutup itu ada beberapa hal yang diputuskan, (1) Bupati Maybrat BERNATD SAGRIM telah menginzinkan operasi militer harus jalankan mulai dari hari ini. (2) Setiap distrik dan kampung Empat orang dipilih jadi mata-mata TNI/POLRI,” katanya.

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery