pasang iklan

Edwin Wamafma: Peluang Bintuni Melalui Industri Bola Menjanjikan

BINTUNI, JAGAPAPUA.COM - Edwin Wamafma dalam bincang singkatnya, memberikan gambaran terkait strategi bisnis dalam industri sepak bola. Di era saat ini, sepak bola tidak hanya merupakan sebuah pertandingan dan sebuah tontonan hiburan bagi pecinta bola di seluruh dunia. Lebih dari itu, sepak bola telah berkembang menjadi sebuah industri besar atau sebuah bisnis yang cukup menjanjikan.

“Ini semua bukan tentang memenangkan sebuah pertandingan tapi juga bagaimana mendapatkan uang yang besar, titik masuknya investor-investor baru dengan dana yang tidak terbatas yang mengakuisisi klub dari pemilik lama serta kontrak sponsorship baru menjadi suatu hal yang sangat penting,” ujar Edwin, Sabtu (30/10).

Ia menambahkan bahwa dalam perjalanannya hingga saat ini sepak bola sudah menjadi sebuah industri yang tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga tetapi juga strategi dalam mempersiapkan pemain-pemain maupun SDM manajemen klub yang mampu survive dan berprestasi. Hal ini juga harus berkelanjutan sehingga akan terus berjalan maju.

“Jika dilihat sekarang, mengapa kita bisa lihat pemain-pemain sepak bola yang ingin dibayar mahal? Karena memang sepak bola ini sebuah industri yang juga mempengaruhi situasi keuangan dunia yang saat ini dipengaruhi oleh industri bola. Jadi bagaimana kita bisa melihat bintang-bintang sepak bola dunia itu dibayar mahal dan bagaimana bintang-bintang ini dibayar. Itu mempengaruhi inflasi atau ketidakseimbangan dalam sektor yang lain; makanya sepak bola dikatakan sebagai dunia industri,” jelasnya.

Lebih lanjut, terkait potensi industri sepak bola di Bintuni, Edwin mengatakan, Bintuni sudah seharusnya memperhatikan tren sepak bola atau isu terkait dengan persoalan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sepak bola sehingga lahir klub yang berprestasi di Bintuni. Menurutnya, sudah saatnya memperbaiki manajemen lebih baik yang melibatkan pihak-pihak terkait termasuk pemerintah daerah dalam membangun SDM pemain Bintuni yang menjadi bintang di masa depan.

“Sehingga bagaimana nanti orang-orang ini bisa bekerja baik. Karena jika ia masuk dalam KI (kota Industri) itu perhatiannya kita tidak bisa lagi kita bicarakan skala Bintuni saja dan sudah dalam skala internasional. Nah ini sebuah kesempatan atau peluang yang seharusnya daerah memanfaatkan untuk menumbuhkan bibit-bibit sumber daya manusia dan kemudian klub-klub sepak bola, Stengkol kita ini, misalkan Stengkol club. Kita hidupkan itu. Kita bisa buat event-event untuk mendapatkan bibit-bibit yang baik. Terus kemudian Pemda juga harus memikirkan yang jangka panjangnya, jangan kita bicara hari ini saja  Sehingga resource nya itu juga disiapkan sehingga berkesinambungan dan tidak putus,” terangnya.

Menurut Edwin, jika diperhatikan dan dikelola dengan baik, industri sepak bola juga akan menjadi sumber finansial yang menjanjikan sebagaimana industri bisnis. Ia juga memberikan contoh perusahaan besar dunia yakni PT Freeport Indonesia yang dapat membiayai sepak bola. Kemudian, kota Bintuni yang memiliki banyak perusahaan yang saat ini juga akan menjadi Kota Industri (KI) berpeluang besar memiliki banyak investor potensial yang dapat menjadi pendonor dana bagi klub sepak bola Bintuni.

Selain itu, menurutnyam PSSI daerah juga sudah seharusnya berpikir tentang hal ini. Sehingga PSSI dengan manajemen klub sepak bola yang baik dan berpikir tentang strategi bisnis ini maka akan membantu mengurai permasalahan ketenagakerjaan di Bintuni.

“Sekarang kita bicara pergeseran nilai, sepak bola sudah menjadi industri. Jadi coba bayangkan saja kedepannya, kita siapkan orangnya baik klub kita kemudian ada transaksi, pemain daerah juga yang diuntungkan dan inikan hal-hal sederhana sebenarnya,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan dari sisi SDM sepak bola, Bintuni memiliki SDM yang mumpuni yakni mantan-mantan pemain Perseman. Selain itu, juga ada mantan pemain yang sudah pernah memasuki Liga era tahun 90-an yakni Allosius Serang akan dapat membantu mengembangkan dunia sepak bola di Bintuni. (MW)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery