pasang iklan

Aparat Bubarkan Demonstrasi Smelter PTFI oleh Parjal Papua Barat

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Demonstrasi Parlemen Jalanan (Parjal) berkaitan dengan pembangunan smelter PT Freeport di Gresik Jawa Timur dibubarkan oleh aparat. Demonstrasi yang dilakukan di Jalan Suapen Manokwari berlangsung hari ini, Jumat (15/10).

Dansat Brimob Polda Papua Barat Semmy Ronny Thabaa mengatakan penyampaian aspirasi terkait smelter PT Freeport di Gresik memang merupakan bagian dari demokrasi yang diakomodasi oleh negara. Akan tetapi, pelaksanaan demonstrasi juga harus tunduk pada peraturan yang ada.

“Jikalau masyarakat mau melakukan demo, harus mengikuti syarat dan undang-undang untuk menyampaikan pendapat di muka umum seperti ada izin dari Polres. Sehingga penyampaian aspirasi akan dibantu oleh petugas, agar dikawal dan petugas akan membantu untuk pihak yang menerima aspirasi itu, agar aspirasi yang disampaikan sampai pada tujuannya,” jelasnya.

Ronny juga menjelaskan bahwa demonstrasi terhadap pembangunan smelter PT Freeport Indonesia merupakan kebijakan negara. Menurutnya, demonstrasi itu tidak seharusnya dilakukan di Papua Barat. Ia menambahkan, apabila aksi dilakukan di Manokwari maka akan mengganggu kredibilitas kepemimpinan dan tanggung jawab amanah negara kepada pemimpin-pemimpin di tanah Papua Barat.

“Pembangunan smelter ini kan kebijakan negara. Untuk mengeluarkan aspirasi atau demo bukan disini tempatnya, karena ini bukan keputusan Gubernur Papua Barat, bukan keputusan bapak Kapolda Papua Barat dan ini bukan keputusan panglima Kodam XVIII/Kasuari,” jelasnya.

“Jadi kegiatan demo hari ini kita bubarkan karena ini perintah Kapolda dan Panglima TNI dan kalau persuasif pendemo tidak mau kerja sama, maka tangkap dan proses, ini perintah Kapolda,” tutupnya. (Rolly)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery