pasang iklan

Smelter PTFI, Parjal Dukung Langkah Tegas Senator Filep Wamafma

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Organisasi masyarakat Parlemen Jalanan (Parjal) Provinsi Papua Barat mendukung langkah dari Wakil Ketua I Komite I DPD Republik Indonesia, Senator Papua Barat, Dr. Filep Wamafma, SH., M.Hum yang menyuarakan tentang penolakan pembangunan Smelter di Gresik, Jawa Timur.

Panglima Parjal Papua Barat, Ronald Mambieuw menyampaikan bahwa Papua memiliki hasil kekayaan bumi, namun hasil bumi itu justru dibawa keluar Papua. Menurutnya, Papua bukan tempat ‘sampah’ yang hanya mendapat sisa dari hasil pengolaan kekayaan bumi Papua. Rakyat Papua seharusnya menikmati hasil kekayaan tanah kelahiran mereka.

“Papua memiliki kekayaan alam yang berlimpah dan mendapat tempat yang layak untuk bisa diolah dengan membangun Smelter tersendiri di Papua. Namun kenapa hasil bumi kami dibawa dan diolah ke luar. Apakah di Papua tidak bisa dibangun smelter?” tegas Ronald Mambiuew mendukung sikap senator Filep Wamafma, Kamis (14/10).

Ronald mengatakan, kekayaan alam Papua diambil dan diolah keluar Papua. Sementara itu posisi rakyat Papua masih banyak yang penggangguran. Menjadi pertanyaan besar mengapa pemerintah Pusat justru terkesan mengabaikan pemberdayaan bagi Orang Asli Papua.

Ia menegaskan apapun yang menjadi suara Senator Filep Wamafma untuk pemberdayaan orang asli Papua akan menjadi komitmen Parjal Papua Barat. Ia mengingatkan, bahwa ketika smelter dibangun di Gresik Jatim, apakah negara menjamin Papua akan aman, sehingga inilah yang harus menjadi perhatian pemerintah Pusat. 

“Kami mendukung langkah bijak dari senator Filep Wamafma untuk menyuarakan aspirasi rakyat Papua dan Papua Barat, sebab apa yang disuarakan menjadi pemberdayaan bagi kami OAP,” ungkap Mambieuw.

Untuk itu, Parjal meminta kepada pemerintah pusat untuk menghentikan pembangunan Smelter di Jawa Timur dan mengembalikan pembangunan tersebut ke tanah Papua. Hal ini dilakukan untuk memberdayakan OAP dengan hasil kekayaan bumi Papua sendiri sehingga tidak mengabaikan para pekerja OAP di tanah Papua. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery