pasang iklan

Gubernur NTT Ajak Seluruh Kepala Daerah Fokus Tekan Stunting

MELANESIA, JAGAPAPUA.COM - Provinsi NTT menjadi salah satu penyumbang terbesar angka stunting di Indonesia. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan meski mengalami penurunan 3,2 % pada tahun 2021, angka stunting di NTT masih terbilang tinggi.

Menurutnya, saat ini sebanyak 80.909 anak masih mengalami stunting. Oleh karena itu, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Se-Provinsi NTT, di aula Hotel Sylvia Labuan Bajo, Senin (11/10), Gubernur VBL mengajak seluruh Bupati dan Walikota di NTT untuk fokus dan berupaya bersama-sama menekan angka stunting untuk masa depan generasi NTT yang lebih baik.

“Jika hanya melihat secara statistik memang penurunannya sudah bagus yaitu sampai pada 21%, akan tetapi jika kita melihat dari jumlah maka saya merasa sedih karena masih ada 80.909 manusia yang masih stunting dan tanggung jawab kita adalah bagaimana kita menyelamatkan 80.909 anak yang akan menjadi generasi masa depan untuk menopang pertumbuhan NTT kedepannya,” ujarnya.

Dalam Rakor tersebut juga telah disepakati komitmen bersama para Bupati/Walikota untuk menurunkan stunting sebagai masalah kemanusiaan yang mendasar berkaitan dengan pengakuan, penghargaan, pemenuhan dan perlindungan hak-hak asasi anak secara universal. Gubernur mengatakan diperlukan cara-cara khusus untuk menyelesaikan masalah stunting di NTT dan membutuhkan kerja sama stakeholder terkait.

“NTT merupakan salah satu penyumbang stunting terbesar di Indonesia. Maka dari itu, ini merupakan tantangan kita bersama para Bupati dan saya sendiri sebagai Gubernur, karena menyelesaikan masalah stunting tidak bisa hanya dilakukan dengan cara yang biasa,” katanya. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery