pasang iklan

Warga Kiruru: Pegawai Distrik dan Nakes Tak Pernah Ada di Tempat

KAIMANA, JAGAPAPUA.COM - Warga Kampung Kiruru, Kecamatan Teluk Etna, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat mengeluhkan para guru, pegawai distrik hingga perawat (tenaga kesehatan) tidak pernah ada di tempat untuk menjalankan tugasnya melayani warga setempat. Hal itu disampaikan kepada Wakil Bupati Kaimana Hasbulla Furuada dalam kunjungannya ke Kampung Kiruru, Sabtu (25/9).

“Pegawai distrik tidak pernah ada di tempat, Guru-guru pun sama seperti itu, dan bahkan perawat pun tidak berada di kampung, tolong bapak berikan teguran kepada mereka agar bisa naik melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka disini,” ujar salah seorang warga dalam rilis Pemkab Kaimana (25/9).

Menanggapi hal itu, Wabup menyampaikan dirinya akan menindaklanjuti keluhan warga. Ia juga menjelaskan beberapa program Pemkab Kaimana untuk meningkatkan kesejahteraan warga dari berbagai sektor mulai dari pendidikan hingga ekonomi.

"Terima kasih atas keluhan masyarakat yang sudah di sampaikan kepada saya, nanti insya allah saya akan menindak lanjuti apa yang menjadi keluhan kalian ketika saya kembali ke Kota,” ujarnya.

Wabup mengatakan, beberapa program pemerintah yang sudah mulai berjalan di Anggaran Perubahan kepada Masyarakat Kampung Etahima, antara lain program Pendidikan Gratis untuk SMP dan SMA khususnya buat Anak asli Kaimana, bantuan Semester untuk Mahasiswa/i dari semester III sampai semester akhir.

Ia menjelaskan, untuk anak asli Kaimana bantuan 1 semester sebesar Rp. 6.000.000, untuk non asli Kaimana yang lahir besar di sini 1 semester sebesar Rp. 4.000.000, dan untuk tugas Akhir sebesar Rp. 15.000.000 untuk anak asli Kaimana, kalau untuk non asli Kaimana yang lahir besar di sini sebesar Rp. 13.000.000.

“Ada juga program UKM bantuan Modal Usaha untuk Mama-mama yang jualan sayur, pinang dan usaha-usaha lainnya, tingal Mama, Bapak, Adik dong buat Proposal langsung antar ke Dinas Prindakop, setelah itu akan di adakan Validasi dan Survey terkait lokasi usahanya agar bantuan betul-betul di manfaatkan untuk modal usaha bukan untuk beli kebutuhan lainnya,” tambahnya.

Wabup menambahkan, Program 4 M untuk satu kampung sudah berjalan, untuk tahun ini Distrik Yamor yang sudah berjalan itu Kampung Muri atau Ure, program 4 M ini dalam bentuk pembangunan pemukiman baru maupun rehap rumah, dan pembangunan lainnya, bukan dalam bentuk uang yang diberikan Pemerintah kepada Kepala Desa. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery