pasang iklan

Kiwirok Diserang, TNI: Kami Siap Perang, Jangan Lukai Masyarakat

JAYAPURA, JAGAPAPUA.COM - Penyerangan Kelompok Separatis Teroris di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pengunungan Bintang, Papua mendapat kecaman dari berbagai pihak. Pasalnya kelompok ini melakukan pembakaran sejumlah fasilitas umum termasuk fasilitas kesehatan hingga penyerangan terhadap tenaga kesehatan yang mengakibatkan salah seorang nakes meninggal dunia.

Danrem 172/Praja Wira Yakti, Brigjen TNI Izak Pangemanan, menyebut penyerangan tersebut dilakukan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang dibantu oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Penyerangan kemarin itu dilakukan oleh KNPB yang dibackup oleh KKB," kata Izak kepada wartawan di Jayapura, dilansir dari detiknews, Jumat (17/9).

Izak menegaskan, TNI-Polri siap berperang dengan para KKB yang telah ditetapkan sebagai kelompok teroris itu. Ia memperingatkan KKB untuk tidak melukai masyarakat sipil terlebih para tenaga kesehatan.

"Kami sudah siap kalau mau berperang, kami sangat siap, tetapi jangan melukai masyarakat yang tidak tau apa-apa," tegasnya.

Lebih lanjut, Izak mengatakan tim gabungan TNI/Polri saat ini terus memburu para pelaku aksi yang tidak manusiawi tersebut. Ia sangat menyayangkan aksi KKB yang menyerang para nakes yang menjalankan tugas mulia apalagi sempat melakukan pelecehan.

"Para nakes itu rela meninggalkan keluarganya hanya melakukan tugasnya yang mulia, yaitu melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekitar. Kenapa nakes jadi sasaran. Kenapa tidak berperang dengan TNI-Polri," tambahnya.

Diketahui, para nakes telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Para nakes tersebut adalah Dokter Restu Pamanggi, Marselinus Ola Attanila, Manuel Abi, Martinus Deni Satya, Lukas Luji Patra, Siti Khodijah, Katriyanti Tandila, Kristina Sampe Tonapa, dan Prada Ansyar dari Yonif 403 yang terluka saat kontak dengan KKB.

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery