Ornamen Kayu Tiang Lampu Jalan di Bintuni Unik Bergaya Klasik
BINTUNI, JAGAPAPUA.COM - Kota Bintuni memiliki beragam keunikan tersendiri yang nampak di beberapa sudut kota. Salah satu diantaranya adalah puluhan tiang kayu penyangga lampu jalan yang berada di kampung Bina Desa dan Kampung Lama, berbatasan langsung dengan Kali Kodok.
Tiang lampu jalan dengan ornamen kayu dari kayu Merbau atau kayu Besi ini menjadikan corak interior klasik yang menghiasi wajah Kota Bintuni. Tiang kayu penyangga lampu jalan ini berada di sepanjang jalan kota mulai dari sungai Kali Tubi hingga kali kecil Kali Kodok. Tiang kayu besi ini berukuran lebar sekitar 40 cm lebar dengan tinggi tiang kurang lebih 7 m berwarna cokelat.
Kampung dengan tiang lampu jalan kayu ini setidaknya juga menjadi barometer bagi langkah pembangunan di kota Bintuni. Kota yang didiami oleh tujuh suku ini memiliki tujuh bahasa, tujuh adat-istiadat dan tujuh gaya hidup menjadi tantangan pembangunan di masa sekarang seiring dengan rencana pembangunan jangkah panjang kota Bintuni.
Keberadaan tiang kayu penyangga lampu jalan yang klasik ini akan menambah pesona Kota Bintuni terutama pada saat sore hari. Pemandangan kota bergaya klasik dengan latar belakang langit berwarna merah keemasan terbenam di Kali Kabur Teluk Bintuni meninggalkan kesan keindahan yang melekat di ingatan.
Selain itu, kelompok burung gelatik berbulu hitam yang bertengger di lampu-lampu jalan dan tiang-tiang kayu besi juga menjadi warna tersendiri harmoni alam Kota Bintuni. Kondisi ini memberikan pesan kepada seluruh masyarakat terutama generasi muda untuk terus menjaga keseimbangan dan keserasian alam Bintuni. Hal itu juga memperingatkan bahwa langkah dan laju pembangunan di Bintuni harus memperhatikan sisi berkelanjutan dan perhatian terhadap alam sekitar. (MW)
Share This Article