pasang iklan

TPNPB Klaim Bakar Alat Berat di Jalan Trans Oksibil-Kiwirok Papua

PEGUNUNGAN BINTANG, JAGAPAPUA.COM - TPNPB-OPM Ngalum Kupel mengklaim telah membakar alat berat ekskavator milik PT. WIKA di Jalan Trans Oksibil-Kiwirok, Mangabip, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Dalam keterangan persnya, Kamis (9/9) aksi pembakaran tersebut dilakukan di bawah Pimpinan Kodap 15 Ngalum Kupel Lamek Taplo. Aksi pembakaran ekskavator itu terjadi pada Rabu (8/9) sekitar pukul 03.30 WIT.

“Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat ( TPNPB) mengklaim telah membakar alat berat pada pukul 03:30 pagi di Jalan Trans Oksibil- Kiwirok, tepatnya di Mangabip. Dan hal ini telah dilaporkan langsung oleh Bridjend Lamek Taplo, panglima kodap 15 Ngalum Kupel kepada manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB,” bunyi keterangan pers yang diteruskan oleh juru bicara Sebby Sambom.

TPNPB-OPM menyatakan perang akan terus berlanjut untuk menuntut hak politik penentuan nasib sendiri bagi Papua. Lebih lanjut, kelompok ini menegaskan akan melakukan hal yang sama di seluruh tanah Papua dan meminta bertemu pemerintah di meja perundingan bersama pemimpin-pemimpin mereka.

“Oleh karena itu TPNPB OPM memberikan peringatan tegas kepada semua orang Indonesia yang menangani project apa saja seluruh tanah Papua segera tinggalkan. Dan Pemerintah Indonesia harus dan wajib tinggalkan semua program pembangunan di seluruh territory West Papua, kemudian duduk di meja perundingan dengan juru-juru runding bangsa Papua. Kami tidak butuh Program Pembangunan oleh Pemerintah Kolonial Indonesia, karena papua akan kami bangun sendiri setelah merdeka penuh,” tambahnya.

Selanjutnya, dalam laporannya, Lamek Taplo mengatakan bahwa pihaknya akan terus bergerak dan menghancurkan segala bentuk aktivitas pemerintah di tanah Papua. Ia menambahkan, TPNPB menolak seluruh program pembangunan pemerintah dan hanya menginginkan kemerdekaan sepenuhnya bagi Papua.

“Saya dan Komandan Operasi TPNPB Mayjend Lekagak Telenggen bertangung jawab atas peristiwa ini. Karena kami sudah dapat perintah dari pimpinan TPNPB panglima Tinggi Jendral Goliat Tabuni dan Mayjend Lekagak Telenggen bahwa semua aktivitas pemerintahan Indonesia dan termasuk pembangunan jalan Trans, rumah dan lain-lain kami akan kasih hancur,” ujarnya.

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery